SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dampak Migrasi Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi dan Budaya pada RumahTangga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Daerah Asal di Kecamatan Turen Kabupaten Malang

Kharis Mahadi

Abstrak


ABSTRAK

 

Mahadi, Kharis. 2014. Dampak Migrasi Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi dan Budaya pada RumahTangga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Daerah Asal di Kecamatan Turen Kabupaten Malang.Skripsi. Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budijanto, M.Sos. (II) Purwanto, S.Pd, M.Si.

 

Kata Kunci: migrasi, tenaga kerja Indonesia, kondisi sosial ekonomi dan budaya

 

Kecamatan Turen memiliki tingkat migrasi penduduk ke luar negeri yang cukup tinggi, dan setiap tahun meningkat. Penyebab masalah tersebut adalah berkurangnya kesempatan kerja dan rendahnya tingkat pendapatan di daerah asal.Kurangnya kesempatan kerja dan tingkat pendapatan rendah menyebabkan sebagian penduduk di Kecamatan Turen melakukan mobilitas ke luar negeri untuk menjadi TKI. Kondisi tersebut yang pada akhirnya berdampak pada kondisi sosial ekonomi dan budaya.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik sosial ekonomi dan budaya, mendeskripsikan motivasi yang mempengaruhi tingkat migrasi, dan mendeskripsikan dampak migrasi terhadap kondisi sosial ekonomi dan budaya pada rumah tangga di daerah asal di Kecamatan Turen Kabupaten Malang.    Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Kecamatan Turen dengan sampel sebanyak 100 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tabulasi tunggal.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik sosial ekonomi dan budaya yaitu rata-rata berjenis kelamin perempuan,dengan beban tanggungan 3 orang, motivasi masyarakat dalam melakukan migrasi adalah karena kesempatan kerja di daerah asal rendah kemudian kesempatan dan upah kerja yang tinggi di negara tujuan, dampak sosial migrasi adalah tingkat pendidikan anakdengan jenjang yang tinggi. Sedangkan dampak ekonomi meliputi pendapatan, transformasi pekerjaan dan investasi. Dampak budaya terjadi pada pola konsumsi, pola berpakaian, pengeluaran, dan bangunan rumah.

Berdasarkan hasil penelitian diharapkan bagi pemerintah untuk memperhatikan masalah mengenai ketenagakerjaan khususnya bagi tenaga kerja Indonesia yang berada di luar negeri. Terutama untuk membatasi jumlah tenaga kerja ke luar negeri yang terus meningkat. Fenomena tersebut mengakibatkan pergeseran atau dampak terhadap kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat