SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Earth Science System in The Community (EarthComm) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Kelas X MAN Malang II Batu

Marta Putri Wahyuningsih

Abstrak


ABSTRAK

 

Wahyuningsih, Marta Putri. 2014. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Earth Science System in The Community (EarthComm) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Kelas X MAN Malang II Batu. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Hadi Soekamto, SH, M.Pd, M.Si, (2) Drs. Dwiyono Hari Utomo, M.Pd, M.Si.

 

Kata Kunci: model pembelajaran EarthComm, Kemampuan Berpikir Kritis

 

Pada pembelajaran geografi di SMA siswa banyak dituntut untuk berpikir tingkat tinggi, salah satunya yaitu berpikir kritis. Pada kenyataannya, sedikit siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dalam mata pelajaran geografi karena sebagian besar siswa cenderung menghafal materi sehingga kemampuan berpikir kritis mereka kurang terlatih. Salah satu model pembelajaran yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis siswa dalam pelajaran geografi adalah model pembelajaran Earth Science System in The Community (EarthComm).

Melalui model pembelajara EarthComm siswa dituntut untuk menemukan pengetahuannya sendiri melalui pembelajaran berbasis penemuan (inquiry), mengaitkan pemasalahan-permasalahan kebumian sebagai bahan pemecahan masalah serta siswa dituntut tanggap terhadap masalah dalam cakupan regional dan global sesuai kondisi lingkungannya.

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh model EarthComm terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran geografi. Jenis penelitian termasuk quasi eksperiment. Penelitian dilaksanakan di MAN Malang II Batu. Rancangan yang digunakan posttest control group design. Analisis data penelitian yang digunakan Uji Statistik Parametrik dengan bantuan SPSS 16.0 for windows. Instrumen penilaian menggunakan soal essai yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabelitasnya, kemudian diberikan sesudah perlakuan penelitian. Analisa yang digunakan adalah Independent sampel T-Test.

Berdasarkan hasil analisis t- tes didapatkan bahwa nilai signifikansi adalah 0,000 < 0,05 dan rata-rata (mean) kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen (77,00) lebih besar daripada kelas kontrol (67,25) maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran EarthComm berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X MAN Malang II Batu.

Saran diberikan kepada: 1) sekolah, agar menganjurkan guru geografi menerapkan model pembelajaran EarthComm; 2) guru, menyusun RPP berbasis EarthComm dengan alokasi waktu yang cermat dan materi yang sesuai, menyiapkan fasilitas bagi siswa yang dibutuhkan saat pelaksanaan EarthComm dan mengkondusifkan kelas; 3) peneliti selanjutnya, diharapkan menerapkan model EarthComm dengan variabel lain atau menambahkan variabel seperti motivasi, keaktifan, dan minat dilakukan pada materi atau kompetensi dasar mata pelajaran geografi yang berbeda khususnya yang berkaitan dengan sistem kebumian dan menuntut siswa berpikir tingkat tinggi.