SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR ANALITIS SISWA KELAS XI IPS 1 SMAN 1 KRAKSAAN KABUPATEN PROBOLINGGO PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING

ROBY FIRMANDIL DIHARJO

Abstrak


ABSTRAK

 

Diharjo, Roby Firmandil. 2014. Peningkatan Kemampuan Berfikir Analitis Siswa Kelas XI IPS 1 SMAN 1 Kraksaan Kabupaten Probolinggo pada Mata Pelajaran Geografi Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Skripsi. Jurusan Geografi,  Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si, (II) Drs. Soetjipto TH SH

 

Kata Kunci: Model pembelajaran inkuiri terbimbing, kemampuan berfikir analitis

 

Berdasarkan hasil observasi awal yang telah dilakukan di SMAN 1 Kraksaan pada bulan Januari-Februari 2014, diketahui bahwa 55% siswa hanya duduk dan mendengarkan. Bahkan ada sebagian siswa yang hanya diam dengan keadaan mengantuk. Hanya 45% siswa yang teramati aktif di dalam kelas selama kegiatan belajar berlangsung. Keadaan ini dikarenakan oleh kegiatan pembelajaran disinyalir kurang memberikan stimulus pada siswa yang berjumlah 30 untuk dapat terlibat aktif dalam belajar karena guru menggunakan model ceramah. Selain itu rendahnya kemampuan berfikir analitis juga ditandai dengan kurangnya  kemampuan siswa dalam mengkaji data dan membedakan sebab akibat. Hanya 35 % siswa yang mampu mengkaji data dan 25 % siswa mampu membedakan sebab akibat.

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran kelas agar terjadi pembaharuan kearah perbaikan. Penelitian tindakan kelas merupakan sebuah penelitian yang dilakukan oleh guru dikelasnya dengan jalan merancang, melaksanakan, dan merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif dengan tujuan untuk memperbaiki kinerja sebagai guru sehingga hasil belajar siswa meningkat. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 tahun ajaran 2013-2014. Materi yang diajarkan yakni pada kompetensi dasar pemanfaatan lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan. Instumen untuk mengukur kemampuan berfikir analitis menggunakan soal tes essai. Analisis data setelah dilaksanakan tindakan, peningkatan kemampuan berfikir analitis siswa dihitung dengan membandingkan nilai rata-rata pada siklus I dan siklus II kedalam bentuk grafik dan tabel, kemudian dilakukan perhitungan dengan melalui persentase peningkatan.

Hasil yang diperoleh dari penelititan ini adalah peningkatan nilai rata-rata kemampuan berfikir analitis siswa kelas XI IPS 1 pada mata pelajaran geografi sebelum diberikan tindakan sebesar 61, kemudian pada siklus I meningkat menjadi 71 dan pada siklus II menjadi 88. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan terjadi peningkatan kemampuan berfikir analitis siswa pada mata pelajaran geografi dengan diterapkannya model pembelajaran inkuiri terbimbing. Disarankan kepada guru untuk mengalokasikan waktu dengan tepat, mengingatkan siswa belajar terlebih dahulu dirumah agar siap mengikuti pelajaran, membantu siswa dalam mengkaji data, meningkatkan siswa agar lebih komunikatif dalam berkelompok.