SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemanfaatan Remitensi dan Dampaknya terhadap Kondisi Sosial Ekonomi dan Budaya pada Rumah Tangga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Kasus di Desa Donomulyo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang

Lisa Octavia Putri

Abstrak


ABSTRAK

 

Putri, Lisa Octavia. 2014. Pemanfaatan Remitensi dan Dampaknya  terhadap Kondisi Sosial Ekonomi dan Budaya pada Rumah Tangga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Kasus di Desa Donomulyo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang.Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Budijanto. M.Sos. (II) Purwanto. S. Pd, M. Si.

 

Kata Kunci: Pemanfaatan, remitensi, TKI

 

Desa Donomulyo memiliki jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang besar. Jumlah TKI yang besar merupakan potensi desa yang dapat dimanfaatkan sebagai upaya peningkatan perekonomian. Bekerja menjadi TKI merupakan alternatif  yang dapat ditempuh oleh masyarakat yang memiliki pendidikan relatif  rendah  dan tidak terserap oleh lapangan kerja. Informasi mengenai kesuksesan dari para TKI terdahulu menjadi faktor pendorong bagi angkatan kerja untuk menjadi TKI. Negara yang sering dijadikan tujuan bekerja adalah Taiwan dan Hongkong.

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan karakteristik TKI di Desa Donomulyo, 2) mengetahui besar remitensi, 3) mengetahui tingkat remitensi, 4) mengetahui pemanfaatan remitensi, 5) mengetahui dampak remitensi terhadap kondisi sosial ekonomi dan  kondisi budaya pada rumah tangga TKI.

Jenis penelitian ini adalah penelitian survey.  Populasi dalam penelitian ini adalah TKI yang bekerja di luar negeri dari tahun 2008-2013 sebanyak 255 TKI dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan tabulasi tunggal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) karakteristik TKI meliputi TKI dalam usia kerja, status perkawinan sudah kawin, jumlah beban tanggungan keluarga 2 orang, tingkat pendidikan TKI SMP, negara tujuan Hongkong, Taiwan, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Korea Selatan, jenis pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga, lama kerja antara 1-5 tahun, status migran adalah resmi, pendapatan TKI antara Rp. 3.000.000 sampai Rp. 25.000.000, 2) remitensi yang diterima antara Rp 800.000 sampai Rp 15.000.000, 3) tingkat remitensi menunjukkan remitensi terbanyak diterima oleh Dusun Mulyosari dari Negara Hongkong, 4) keluarga TKI di daerah asal memanfaatkan remitensi untuk kegiatan yang bersifat ekonomi konsumtif, 5) dampak pada kondisi sosial ekonomi adalah adanya peningkatan pendapatan dan jumlah barang-barang elektronik dan dampak pada kondisi sosial budaya adalah adanya perubahan perilaku dalam hal pola konsumsi dan pola berpakaian serta perubahan bentuk bangunan rumah.

Berdasarkan hasil penelitian maka saran yang dapat diberikan yakni hendaknya keluarga TKI memanfaatkan remitensi untuk kegiatan ekonomi produktif seperti modal usaha, investasi, dan tabungan. Pemanfaatan remitensi yang baik dapat berguna untuk kehidupan keluarga TKI saat ini dan yang akan datang, baik saat TKI masih bekerja di luar negeri atau TKI memutuskan tidak bekerja lagi di luar negeri.