SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mortalitas Balita di Kabupaten Jombang

Iva Nur Latifah

Abstrak


Kata Kunci: Faktor, Mortalitas Balita

Salah satu aspek yang mencerminkan kesehatan masyakat dilihat dari mortalitas balita. Mortalitas balita merupakan peristiwa hilangnya tanda-tanda kehidupan pada kelompok usia kurang dari 5 tahun. Hal tersebut terjadi karena dipengaruhi kepadatan penduduk di suatu wilayah. Kepadatan penduduk di Kabupaten Jombang tahun 2008 sebesar 1.013 jiwa/km2 mengalami peningkatan menjadi 1.159 jiwa/km2 tahun 2009. Kepadatan penduduk di Kabupaten Jombang yang cukup pesat mempengaruhi aspek kependudukan salah satunya resiko kematian balita.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mortalitas balita dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Faktor-faktor yang mempengaruhi mortalitas balita adalah umur perkawinan pertama ibu, jumlah anak yang dilahirkan, pemberian imunisasi, pendidikan terakhir yang ditamatkan ibu, pekerjaan ibu, dan pendapatan orangtua. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode wawancara. Subjek dalam penelitian ini yakni ibu yang pernah melahirkan anak tetapi meninggal. Sampel penelitian ini mengambil sampel area Kecamatan Jombang dan Mojoagung yang secara Purposive Sampling terkait secara geografis/demografis/sosial tingkat mortalitasnya tinggi. Selain itu mengambil sampel responden, yakni ibu yang pernah melahirkan anak tetapi meninggal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan tabulasi tunggal, tabulasi silang, Korelasi Product Moment dan Chi Square.
Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) ada korelasi antara umur perkawinan pertama ibu dengan mortalitas balita (2) tidak ada korelasi antara jumlah anak yang dilahirkan, pemberian imunisasi pada balita, pendidikan terakhir yang ditamatkan oleh ibu, pekerjaan ibu, dan pendapatan orangtua dengan mortalitas balita di Kabupaten Jombang. oleh karena itu, masukan bagi orangtua balita sebaiknya melakukan pencegahan dan pemeriksaan kesehatan anaknya secara rutin sehingga terhindar dari resiko kematian balita dan bagi peneliti selanjutnya untuk dijadikan dasar melakukan penelitian yang sama dan membahas jarak kelahiran agar penyebab mortalitas balita dapat diketahui lebih lanjut.