SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Motivasi dan Keaktifan Belajar Geografi Materi Pemanfaatan Lingkungan Hidup Kaitannya dengan Pembangunan Berkelanjutan pada Siswa Kelas XI IPS-4 SMA Negeri 1 Kepanjen Semester II Ta

Heni Apriliya

Abstrak


ABSTRAK

 

Apriliya, Heni. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Motivasi dan Keaktifan Belajar Geografi Materi Pemanfaatan Lingkungan Hidup Kaitannya dengan Pembangunan Berkelanjutan pada Siswa Kelas XI IPS-4 SMA Negeri 1 Kepanjen Semester II Tahun Ajaran 2013/2014. Skripsi, Jurusan Geografi Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si (II)            Drs. Mustofa, M.Pd.

 

Kata kunci: Two Stay Two Stray, motivasi, keaktifan

 

Refleksi awal terhadap pembelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Kepanjen teridentifikasi masalah pembelajaran: (1) siswa malas mengerjakan tugas, (2) motivasi siswa terhadap pembelajaran geografi masih rendah, (3) aktivitas belajar siswa rendah, (4) metode pembelajaran yang digunakan guru ceramah, (5) minat siswa terhadap pembelajaran Geografi rendah, dan (6) hasil belajar siswa rendah. Akar masalah dari serangkaian masalah tersebut adalah metode pembelajaran yang digunakan oleh guru ceramah. Pilihan alternatif tindakan perbaikan pembelajaran dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS).

Perbaikan pembelajaran ini bertujuan untuk (1) meningkatkan motivasi belajar siswa Geografi dengan menerapkan  model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS), dan (2) meningkatkan keaktifan belajar siswa Geografi dengan menerapkan  model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS).

Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), dengan subjek penelitian siswa kelas XI IPS-4 yang berjumlah 31 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Analisis data dilakukan secara deskriptif.

Hasil penelitian ini menunjukkan (1) adanya peningkatan motivasi belajar siswa dari 46% pada siklus I menjadi 96% pada siklus II dan (2) keaktifan belajar siswa juga meningkat yaitu dari 67% pada siklus I menjadi 96% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan motivasi dan keaktifan belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran  Two Stay Two Stray (TSTS).

Berdasarkan hasil tersebut, disarankan bagi guru Geografi, model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dapat dijadikan sebagai bahan masukan dalam pemilihan model pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan keaktifan belajar siswa. Bagi sekolah, model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dapat dijadikan sebagai bahan masukan dalam pemilihan model pembelajaran pada mata pelajaran lain ketika ditemui motivasi dan keaktifan belajar siswa rendah. Bagi peneliti selanjutnya, model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dapat digunakan pada materi yang lain untuk meningkatkan motivasi dan keaktifan belajar siswa.