SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemanfaatan Pendapatan Tenaga Kerja Wanita Babylonish Garment di Kecamatan Wagir Kabupaten Malang

angga puspita

Abstrak


ABSTRAK

 

Puspita, Angga. 2014. Pemanfaatan Pendapatan Tenaga Kerja Wanita Babylonish Garment di Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd. (II) Drs. Mustofa, M.Pd

 

Kata kunci: tenaga kerja wanita, karakteristik, kontribusi, pendapatan

Kecamatan Wagir merupakan kecamatan yang banyak terdapat industri. Salah satu industri yang ada yakni Babylonish Garment yang menyerap banyak tenaga kerja wanita. Pendapatan tenaga kerja wanita yang bekerja di Babylonish Garment masih di bawah UMR yang ditetapkan pemerintah Kabupaten Malang, namun mereka tetap bertahan dikarenakan pendapatan suami yang dianggap rendah.

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan karakteristik demografi, sosial, ekonomi, dan geografis tenaga kerja wanita Babylonish Garment, 2) mendeskripsikan besarnya kontribusi tenaga kerja wanita terhadap pendapatan keluarga, 3) mendeskripsikan pemanfaatan pendapatan tenaga kerja wanita untuk kebutuhan primer dan sekunder.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dirancang dengan menggunakan metode survey yang bersifat ex post facto. Populasi penelitian ini adalah tenaga kerja wanita Babylonish Garment dan pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Teknik pengambilan data dilakukan dengan metode observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik tabulasi dan rumus proporsi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) tenaga kerja wanita Babylonish Garment  rata-rata berumur produktif, berstatus menikah, tingkat pendidikan SMP, beban tanggungan yang dimiliki rata-rata 1 orang, dan semua tenaga kerja wanita mengikuti kelembagaan sosial, 2) rata-rata pendapatan pokok tenaga kerja wanita adalah Rp. 602.450 per bulan, rata-rata kontribusi yang diberikan oleh tenaga kerja wanita adalah sebesar 45%, 3) rata-rata pemanfaatan pendapatan untuk kebutuhan primer yakni sandang, pangan, dan papan yaitu sebesar Rp. 638.000, sedangkan rata-rata pemanfaatan pendapatan untuk kebutuhan sekunder yakni biaya pendidikan, transport, kesehatan, rekreasi, arisan, PKK, serta berbagai macam cicilan setiap bulannya yaitu sebesar Rp. 408.000.          

Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang diberikan, antara lain: 1) perusahaan meningkatkan upah pekerja sehingga setara dengan UMR, 2) pekerja wanita diharap lebih meningkatkan skill dan etos kerja.