SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 3 Malang

Eka Puspitasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Puspitasari, Eka. 2014. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem    Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 3 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd, (II) Drs. Rudi Hartono, M.Si.

Kata kunci: model pembelajaran problem based learning, berpikir kritis

Problem Based Learning  adalah salah satu model pembelajaran yang menerapkan pembelajaran berbasis masalah dunia nyata yang ada di lingkungan sekitar. Model pembelajaran ini sebagai konteks bagi siswa untuk belajar berpikir kritis dalam menyelesaikan permasalahan. Model pembelajaran Problem Based Learning sangat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis karena siswa dituntut untuk mengenali, menganalisis, menemukan solusi, dan mengevaluasi suatu masalah. Adanya model pembelajaran Problem Based Learning diharapkan mengubah kebiasaan siswa yang hanya menerima materi dari guru menjadi mencari tahu sendiri informasi-informasi dan berbagai masalah yang ada di sekitar mereka.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Malang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan menggunakan analisa statistik kuantitatif. Penelitian ini mengambil rancangan penelitian tipe Nonequivalent Control Group yaitu penelitian dengan desain yang hampir sama dengan Design Pretest-Posttest Control Group Design, hanya pada desain ini pemilihan kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol tidak dipilih secara random. Subjek penelitian ini meliputi keseluruhan siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Malang yang terdiri dari 2 kelas, yaitu XI IPS 1 sebagai kelas kontrol dan XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen yang masing-masing kelas berjumlah 31 siswa. Kedua kelas ini dipilih karena memiliki nilai rata-rata kelas yang relatif setara dan jumlah siswa yang sama. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis yaitu menggunakan Independent Sample t-Test dengan bantuan program SPSS 16.0 for Windows.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil analisis dengan menggunakan Independent Sample t-Test diperoleh nilai sig sebesar 0,012. Skor rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen adalah 15,81 lebih tinggi daripada skor rata-rata kelas kontrol sebesar 10,00. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.

Bertitik tolak dari penelitian ini, beberapa saran yang diharapkan dapat memberikan manfaat antara lain: (1) guru dapat menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning sebagai salah satu variasi model dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa, (2) pada saat guru mencari permasalahan harus disertai bukti-bukti yang relevan agar siswa lebih mudah dalam menentukan solusi permasalahan, (3) guru perlu mengatur alokasi waktu secara cermat sehingga semua kegiatan model pembelajaran Problem Based Learning dapat berjalan dengan efisien, (4) bagi peneliti selanjutnya yang berminat melakukan penelitian  jenis ini, ada baiknya mempersiapkan RPP dengan baik, terutama alokasi waktu agar penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat terlaksana dengan baik, (5) memberikan lebih banyak pilihan permasalahan yang ada di lingkungan sekitar.