SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Strategi Pembelajaran MURDER Terhadap Kemampuan Berpikir Analitis Geografi Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Nganjuk

Harningrum Roiyatin

Abstrak


ABSTRAK

 

Roiyatin, Harningrum. 2014. Pengaruh Strategi Pembelajaran MURDER Terhadap Kemampuan Berpikir Analitis Geografi Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Nganjuk. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si, (II) Drs. Dwiyono Hari Utomo, M.Pd, M.Si.

 

Kata kunci: strategi pembelajaran MURDER, kemampuan berpikir analitis

 

Salah satu strategi pembelajaran yang menarik dan dapat membantu siswa untuk belajar secara efektif dan efisien adalah strategi pembelajaran MURDER. Strategi pembelajaran MURDER terdiri dari beberapa tahapan yang meliputi Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review. Dari semua tahapan tersebut dapat mendorong siswa untuk belajar secara mandiri dan tidak bergantung pada guru. Selain itu, strategi pembelajaran MURDER dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa atas materi yang diterimanya di sekolah. Siswa dapat mengembangkan pengetahuannya dengan cara mengkaitkan materi yang didapat di sekolah dengan pengalamannya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran MURDER terhadap kemampuan berpikir analitis Geografi siswa kelas XI SMA Negeri 2 Nganjuk. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan mengambil subjek penelitian dua kelas, yaitu kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPS 3 sebagai kelas eksperimen. Instrumen dalam penelitian ini adalah soal tes subjektif yang terdiri dari 5 soal dan diberikan sebelum perlakuan (pre-test) dan setelah adanya perlakuan (post-test). Analisis data dilakukan dengan uji beda (t-test) pada SPSS versi 16.00 for Windows taraf signifikansi 5%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh strategi pembelajaran MURDER terhadap kemampuan berpikir analitis Geografi siswa kelas XI SMA Negeri 2 Nganjuk. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa nilai rata-rata (gain score) kelas kontrol sebesar 11,52, sedangkan nilai rata-rata (gain score) kelas eksperimen lebih besar, yaitu 15,4. Hasil analisis dengan uji t menunjukkan bahwa signifikansi sebesar 0,002, lebih kecil daripada nilai α 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh strategi pembelajaran MURDER terhadap kemampuan berpikir analitis Geografi siswa kelas XI SMA Negeri 2 Nganjuk pada materi Pelestarian Lingkungan Hidup.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan kepada pihak sekolah untuk mengadakan pelatihan atau seminar yang diikuti oleh para guru mengenai keefektifan strategi pembelajaran, terutama strategi pembelajaran MURDER. Bagi guru Geografi disarankan untuk menerapkan strategi pembelajaran MURDER sebagai alternatif dalam proses pembelajaran. Bagi peneliti lanjut yang ingin meneliti strategi pembelajaran MURDER disarankan untuk memodifikasi strategi pembelajaran MURDER, menambahkan variabel dan mengelola waktu dengan baik agar strategi pembelajaran MURDER dapat terlaksana dengan baik.