SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (sfae) TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI KONSEP GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI AMBULU-JEMBER

RIZA WAHYU AMRIYATININGRUM

Abstrak


ABSTRAK

 

Amriyatiningrum, Riza Wahyu. 2014. Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) Terhadap Kemampuan Memahami Konsep Geografi Siswa Kelas X SMA Negeri Ambulu-Jember. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd, (2) Drs. Yusuf Suharto, M.Pd.

 

Kata Kunci: model Student Facilitator and Explaining (SFAE), kemampuan memahami konsep geografi

 

Proses pembelajaran yang dilakukan sebagian besar guru cenderung pada penghafalan konsep bukan pemahaman konsep. Akibatnya, siswa tidak dapat membangun konsep-konsep geografi yang fundamental pada awal  mereka belajar geografi yang berdampak pada hasil belajar geografi siswa menjadi rendah. Salah satu model pembelajaran yang dapat melatih kemampuan memahami konsep geografi adalah Student Facilitator and Explaining (SFAE).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) terhadap kemampuan memahami konsep geografi siswa pada materi litosfer. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu menggunakan desain non-equivalent (prates dan pascates) control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri Ambulu-Jember semester genap Tahun Ajaran 2013/2014, yaitu kelas X.5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.8 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes pilihan ganda dan esay. Analisis data menggunakan statistik kuantitatif berupa uji t dengan  taraf  signifikansi α = 0,05. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS 16 for Windows.

Hasil analisis menunjukan bahwa kemampuan memahami konsep geografi kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas control. Nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 83,43 sedangkan kelas kontrol sebesar 74,58. Berdasarkan uji t diperoleh nilai signifikansi 0,000, sehingga kemampuan memahami konsep geografi pada materi litosfer kedua kelas terbukti berbeda. Dapat disimpulkan ada pengaruh positif yang signifikan pada penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) terhadap kemampuan memahami konsep geografi siswa.

Saran yang dapat diajukan bagi guru dan sekolah antara lain: 1) guru disarankan menerapkan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) sebagai variasi dalam mengajar untuk menghindari kebosanan siswa; 2) guru harus memilih materi yang sesuai dengan model Student Facilitator and Explaining (SFAE); dan 3) pihak sekolah (kepala sekolah) disarankan melengkapi fasilitas yang ada di sekolah guna menunjang siswa dalam kegiatan pembelajaran.