SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS VIII SMP PGRI 1 WAGIR

Muhammad Qomarudin

Abstrak


ABSTRAK

 

Qomarudin, Muhammad. 2013. Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas VIII-D SMP PGRI I Wagir. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si, (II) Dr. Budijanto,M.Sos.

 

Kata Kunci: Model Problem Based Learning (PBL), motivasi belajar, hasil belajar

 

Hasil observasi awal peneliti di kelas VIII-D SMP PGRI I Wagir menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa masih perlu ditingkatkan lagi karena hampir seluruh siswa memiliki motivasi belajar yang rendah, sedangkan hasil belajar mata pelajaran Geografi di kelas tersebut masih sangat rendah. Rendahnya motivasi belajar dan hasil belajar tersebut berdampak pada rendahnya Ulangan Tengah Semester (UTS) Geografi yang dilakukan pada Semester Ganjil tahun ajaran 2013/2014. Pada tes tersebut 16 siswa memiliki nilai di bawah KKM atau tidak tuntas belajar. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Model Problem Based Learning (PBL).

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar pada mata pelajaran geografi kompetensi dasar: ”Lingkungan Hidup dan Pelestariaanya” melalui model pembelajaran Model Problem Based Learning (PBL).Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus pembelajaran yang terdiri dari 2 pertemuan.Subjek dalam penelitian ini adalah 20 siswa kelas VIII-D SMP PGRI I Wagir Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014. Pengumpulan data motivasi belajar dilakukan dengan pemberian angket pada Pra-Tindakan, siklus I dan siklus II. Pengumpulan data kemampuan memahami konsep siswa dilakukan dengan pemberian tes pada siklus I dan siklus II. Analisis data dilakukan secara deskriptif yaitu dengan cara membandingkan rata-rata motivasi belajar dan hasil belajar siklus I dan siklus II dengan menggunakan tabel dan grafik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar geografi. Hasil analisis data motivasi belajar menunjukkan bahwa nilai rata-rata motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari pra-tindakan 48,3 ke siklus I  menjadi 59,7 atau sebesar 23,60%. Sedangkan dari siklus I ke siklus II meningkat menjadi 80,1% atau sebesar 34,17%. Hasil analisis data hasil belajar geografi mengalami peningkatan ketuntasan hasil belajar 20% dari pra-tindakan pada siklus I menjadi 65% atau meningkat 45%. Kemudian pada siklus II peningkatan ketuntasan belajar menjadi 90% atau meningkat sebesar 25% dari siklus I.