SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN DI KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

Amris Fu'ad

Abstrak


ABSTRAK

 

Fu’ad, Amris. 2010. Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Permukiman Di Kecamatan Kedungkandang Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Didik Taryana, M.Si. (II) Bagus Setiabudi W, S.Si, M.Si

 

Kata Kunci: evaluasi kesesuaian lahan, permukiman

 

Permukiman merupakan kawasan di luar area lindung yang digunakan sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian masyarakat berada di wilayah perkotaan dan perdesaan. Kecamatan Kedungkandang memiliki luas wilayah 39,89 km² masuk dalam BWK Malang BagianTimur. Dalam RTRW Kota Malang Kecamatan Kedungkandang dengan fungsi utama yaitu perkantoran, terminal, industri dan sarana olahraga. Perencanaan ini akan sangat mempengaruhi perkembangan kepadatan penduduk diwilayah ini dan perubahan penggunaan lahan menjadi permukiman. Kenyataan di lapangan bahwa  sudah banyak dibangun permukiman-permukiman baru yang menyebar di Kecamatan Kedungkandang yang tidak memperhatikan kondisi fisik dari wilayah tersebut.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik lahan yang diperuntukkan bagi kawasan permukiman dan mengevaluasi karakteristik lahan bagi pengembangan kawasan permukiman di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang berdasarkan kelas kesesuaian lahan untuk pemukiman.

Metode yang digunakan survey dengan pendekatan deskriptif dan evaluatif. Deskriptif yaitu suatu pendekatan penelitian yang memberikan penjelasan data yang diperoleh dari pengukuran berdasarkan kriteria-kriteria yang ada, sedangkan evaluatef adalah suatu pendekatan penelitian dengan tujuan untuk memberikan penilaian pada suatu objek yang diteliti. Data primer yang dikumpulkan meliputi: kemiringan lereng, jumlah dan kedalaman alur, lama genangan akibat banjir, tingkat erosi, gerakan massa batuan, pelapukan batuan, kekuatan batuan, pengatusan permukaan, daya dukung tanah, dan nilai Cole. Data sekunder meliputi: data kependudukan dan data curah hujan. Objek penelitian berada di tiga desa, yaitu: Kelurahan Kelurahan Cemoro kandang, Kelurahan Buring, Kelurahan Bumiayu, KelurahanWonokoyo, Kelurahan Arjowinangun. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan peta unit lahan yang dihasilkan dari tumpang susun (overlay) tiga peta yaitu peta jenis tanah, peta kemiringan lereng dan peta penggunaan lahan. Penentuan kelas kesesuaian lahan untuk permukiman ditetapkan berdasarkan jumlah hasil pengharkatan (skoring) terhadap parameter-parameter kesesuaian lahan pada unit lahan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian untuk unit lahan A1Kb, A1Ld adalah kelas sangat sesuai dengan luas 679,02 Ha. Unit lahan A1Bk, A1Rp, A1Sw, L3Kb, L3Rp adalah kelas sesuai dengan luas 455,28 Ha. Unit lahan L2Sw dan L2Ld dengan total luas 1847,72 Ha adalah kelas cukup sesuai untuk pengembangan kawasan permukiman di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.