SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI TEBU DI KECAMATAN DONOMULYO KABUPATEN MALANG

Defi Sinthiya

Abstrak


ABSTRAK

 

Sinthiya, Defi. 2013. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Tebu Di Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang: (1) Prof. Dr. Ach. Fatchan, M.Pd. M.Si (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si

 

Kata Kunci: Pendapatan, Petani Tebu

 

Pertanian merupakan hal yang paling utama yang berpengaruh terhadap kelangsungan kehidupan masyarakat di Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang. Hampir seluruh masyarakat bermata pencaharian sebagai petani, salah satu tanaman yang banyak ditanam adalah tebu. Data menunjukan bahwa tiap tahun ada peningkatan jumlah petani yang menanam tebu dan produktivitas tebu. Namun pada tahun 2011 ke tahun 2012 terjadi peningkatan yang sangat banyak yakni 36%. Hal tersebut mengakibatkan luas lahan dan jumlah petani tebu yang turut meningkat. Sementara itu hargatebupada tahun ini turun, dengan demikian diduga pendapatan petani tebu tidak sesuai dngan harapan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mencari keterkaitan antara faktor-faktor yang mempengaruhi pertanian tebu dengan pendapatan petani, sehingga dapat memberikan masukan bagi petani dalam meningkatkan kuantitas maupun kualitas pertanian mereka.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendapatan petani dan mendeskripsikan keterkaitan antara pendapatan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi pertanian tebu. Adapun faktor-faktor tersebut adalah produktivitas, biaya produksi, mekanisme pemasaran, tempat pemasaran, dan teknik tanam tebu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Subjek dalam penelitian ini yakni petani yang memiliki usaha tani tebu.Sampel penelitian diambil dari tiga desa yang mewakili Kecamatan Donomulyo yakni desa terluas, sedang dan sempit lahan menanam tebunya.

Hasilpenelitianmenunjukan43% dari total 100 responden memiliki pendapatan yangterpusatpada 5-15 juta rupiah/ha/panen.Pendapatan petani tebu rata-rata kurang dari UMR Kabupaten Malang. Hal ini disebabkan karena harga tebu yang tidak stabil yang mengakibatkan kerugian bagi petani tebu. Faktor-faktor yang telah diuji menggunakan tabulasi silang dan korelasi didapatkan hasil sebagai berikut: (1) ada korelasi antara produktivitas dan mekanisme pemasaran terhadap pendapatan petani (2) tidak ada korelasi antara biaya produksi, tempat penjualan dan teknik tanam tebu.