SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS DETERMINAN MIGRASI PENDUDUK TERHADAP STATUS MIGRASI PEKERJA SEKTOR INFORMAL DI KOTA MALANG

AIZAH FAJRIANA DEWI HANDINI

Abstrak


ABSTRAK

 

Handini, Aizah Fajriana Dewi. 2013. Analisis Determinan Migrasi Penduduk Terhadap Status Migrasi Pekerja Sektor Informal di Kota Malang. Skripsi. Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Budijanto, M.Sos, (2) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si

 

Kata Kunci: Status migrasi, determinan migrasi, pekerja sektor informal

 

Kota Malang sebagai kota industri, pendidikan, dan pariwisata memiliki daya tarik tersendiri yang menyebabkan seseorang datang ke Kota Malang. Terdapatnya industri dan pusat perdagangan dapat menyerap tenaga kerja sehingga menyebabkan terjadinya arus migrasi penduduk. Banyaknya penduduk datang dengan dalih untuk mendapatkan pekerjaan lebih layak karena di daerah asal mereka belum mencukupi. Namun tidak semua tenaga kerja terserap sehingga menyebabkan banyaknya migran beralih ke sektor informal.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan migrasi penduduk terhadap status migrasi dan faktor yang paling menentukan status migran pekerja sektor informal di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan merupakan jenis penelitian eksplanatori dengan menggunakan survei. Pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling sebanyak 150 responden yang diambil di tujuh titik lokasi di Kota Malang yaitu Pasar Besar, Alun-Alun Kota, Pasar Sukun, Pasar Blimbing, Pasar Gadang, Terminal Arjosari dan Terminal Landungsari. Analisis yang digunakan berupa tabulasi tunggal dan analisis statistik regresi berganda.

Faktor yang mempengaruhi status migrasi yaitu usia, status perkawinan, pekerjaan asal, luas kepemilikan lahan, pendapatan, pendidikan, beban tanggungan keluarga, dan jarak. Hasil dari analisis regresi berganda menunjukkan usia, status perkawinan, pekerjaan asal, pendidikan, dan jarak berpengaruh signifikan terhadap status migrasi. Sedangkan variabel luas lahan, jumlah beban tanggungan keluarga, dan pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap status migrasi. Untuk faktor yang paling berpengaruh diantara variabel lainnya adalah variabel jarak.

Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi dan acuan para migran pekerja sektor informal untuk meningkatkan produktivitas dan keterampilannya agar memperoleh kehidupan yang lebih baik. Selain itu, dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan migran pekerja sektor informal dan peningkatan kualitas SDM serta pembangunan Kota Malang kedepannya.