SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dampak Migrasi terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Bragung Kecamatan Guluk-guluk KAbupaten Sumenep

Eliza Umami

Abstrak


ABSTRAK

 

Umami, Eliza. 2013. Dampak Migrasi terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Bragung Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial,Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budijanto, M.Sos (II) Drs. M. Yusuf Idris.

 

Kata kunci: Migrasi, Kondisi Sosial Ekonomi

 

Perkembangan desa selalu diikuti dengan munculnya berbagai permasalahan. Salah satu masalah yang paling krusial yang saat ini terjadi adalah berkurangnya jumlah tenaga kerja (SDM) karena keluar dari desa. Rendahnya kesempatan kerja dan tingkat penghasilan menyebabkan sebagian penduduk di Desa Bragung melakukan mobilitas keluar negeri untuk menjadi TKI. Selanjutnya para TKI tersebut mengirimkan gaji mereka ke daerah asal (remiten). Keadaan tersebut pada akhirnya mempengaruhi keadaan sosial ekonomi.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan faktor/motivasi yang mempengaruhi tingkat migrasi, (2) mendeskripsikan kondisi demografi, (3) mendeskripsikan dampak migrasi terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Bragung Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep. Penelitian ini berbentuk penelitian descriptive research  dengan menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di DesaBragung yang berjumlah 682 responden yang melakukan migrasi. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden dengan cara proporsional random sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis tabulasi tunggal dan persentase untuk memperoleh gambaran umum dari setiap variabel.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi masyarakat dalam melakukan migrasi adalah karena kesempatan kerja di daerah asal rendah, luas kepemilikan lahan yang sempit, kesempatan dan upah kerja yang tinggi di negara tujuan, (2) kondisi demografi yaitu rata-rata berusia produktif dengan status kawin, dengan beban tanggungan 2 orang, (3) sebagian besar migran bekerja sebagai kuli bangunan di Malaysia dan menjadi sopir di Arab Saudi. Para migran rata-rata bekerja di luar negeri lebih dari 3 tahun. Dampak sosial migrasi adalah tingkat pendidikan anak. Sedangkan dampak ekonomi meliputi transformasi pekerjaan, pendapatan, pengeluaran dan pola konsumsi serta investasi. Transformasi pekerjaan yang paling dominan meliputi menjadi pemilik toko,  pemilik ternak, arsitek bangunan,  dan bisnis-bisnis lain. Mayoritas pendapatan migran adalah  Rp1.500.000-