SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Kualitas Hidup Petani Pangan di Desa Dringu Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo

Nina Nuraini

Abstrak


ABSTRAK

 

Nuraini, Nina. 2010. Analisis Kualitas Hidup Petani Pangan di Desa Dringu Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. Skripsi, Jurusan Geografi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Achmad Amirudin, M.Pd, (2) Dr. Budijanto, M.S.

 

Kata kunci: pendapatan keluarga, beban tanggungan keluarga, pendidikan, pola konsumsi keluarga, kualitas hidup, kesejahteraan keluarga petani.

 

Pertanian merupakan salah satu bagian penting dari Indonesia karena pertanian adalah mata pencaharian pokok dari penduduk Indonesia karena Indonesia sangat potensial untuk pertanian sehingga sebagian besar penduduk di Indonesia merupakan petani.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: kualitas hidup petani pangan di desa Dringu yang diukur melalui tingkat kesejahteraan petani pangan di desa Dringu dengan indikator pendapatan petani, pola konsumsi, beban tanggungan, kepemilikan lahan dan kondisi fisik rumah.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survey dan wawancara. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling, dan responden ditentukan dengan cara undian (sistematis random sampling). Sampel dalam penelitian ini adalah kepala keluarga (KK) yang berprofesi sebagai petani, khususnya petani pangan di desa Dringu yang tersebar di enam dusun. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui tingkat kualitas hidup petani di desa Dringu yaitu tabulasi tunggal.

Hasil penelitian menunjukkan: (1) Karakteristik sosial ekonomi petani pangan di desa Dringu saling berkaitan setiap indikatornya melihat bahwa pendidikan petani pangan 66% tamatan SD dan SMPdan diperkuat dengan 54% petani tidak memiliki pekerjaan sampingan. Pendidikan yang rendah akan membuat kesempatan kerja petani di luar sektor pertanian rendah karena tidak adanya ketrampilan. Pendapatan petani pangan di desa Dringu 80% berpenghasilan