SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tanggapan Pengunjung dan Kondisi Fisiografis Daerah Tujuan Wisata Prata'an di Kabupaten Tuban Jawa Timur

Titim Khoiriyati

Abstrak


ABSTRAK

 

Khoiriyati, Titim. 2013. Tanggapan Pengunjung dan Kondisi Fisiografis Daerah Tujuan Wisata Prata’an di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Program Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. I Komang Astina M.Si., Ph.D, dan (II) Satti Wagistina SP, M.Si.

 

Kata Kunci: Tanggapan Pengunjung, Kondisi Fisiografis, Daerah Tujuan Wisata Prataan.

 

Pariwisata telah menjadi salah satu industri terbesar di dunia yang merupakan andalan utama dalam menghasilkan devisa di berbagai negara. Berdasarkan data pemeringkatan daya saing kepariwisataan dunia versi World Economic Forum (WEF) dalam rentang waktu tahun 2008-2010, posisi Indonesia mengalami kenaikan dan Indonesia menduduki peringkat ketiga di kawasan Asia Tenggara. Jawa Timur merupakan propinsi yang sedang mengalami kenaikan dalam hal kunjungan wisatawan. Meningkatnya jumlah pengunjung menunjukkan bahwa Propinsi Jawa Timur dapat menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang berpotensi di Indonesia. Kabupaten Tuban merupakan daerah yang potensial sebagai daerah tujuan wisata karena mempunyai banyak objek wisata meliputi objek wisata religi, budaya, buatan, dan alam. Salah satu daerah tujuan wisata yang ada di Kabupaten Tuban adalah pemandian air panas Prata’an. Daerah tujuan wisata Prata’an meskipun menjadi salah satu objek wisata alam yang menarik di Kabupaten Tuban tetapi dalam hal pengunjung masih mengalami fluktuasi. Selain itu, belum adanya informasi kondisi fisiografis menyebabkan pengelola belum mengetahui berapa jumlah maksimal pengunjung yang dapat menempati objek wisata tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggapan pengunjung dan kondisi fisiografis daerah tujuan wisata Prata’an.

Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei. Subjek penelitian adalah objek wisata pemandian air panas Prata’aan dan pengunjungnya. Data primer diperoleh dengan teknik pengukuran lapangan, observasi, dan kuesioner. Data sekunder diperoleh dengan teknik dokumentasi. Pengukuran dilakukan untuk memperoleh data kondisi fisiografis berupa kerapatan vegetasi. Tanggapan pengunjung diperoleh dengan kuesioner. Penentuan sampel kuesioner dilakukan dengan menggunakan quota sampling dan mengambil sampel 100 responden. Untuk penentuan responden dilakukan dengan accidental sampling, yaitu siapa saja pengunjung yang ditemui di daerah tujuan wisata pemandian air panas Prata’an. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif kuantitatif dengan tabulasi tunggal.

Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa tanggapan pengunjung terhadap daerah tujuan wisata berada dalam kategori cukup baik. Kondisi fisiografis yang ada di daerah tujuan wisata Prata’an berada dalam kategori baik. Hal ini dikarenakan tingkat kemiringan lereng yang termasuk dalam kategori agak curam dapat diimbangi dengan kerapatan vegetasi yang sangat baik yaitu melebihi angka 75%. Daya dukung fisik yang ada di daerah tujuan wisata pemandian air panas Prata’an adalah 11,31 ha dan kapasitas tampung untuk wisatawan adalah 67 orang/ha.