SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw untuk Meningkatkan Keaktifan dan Kemampuan Berpikir Analitis Siswa pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X-4 MAN Mojokerto

Muhamad Andi

Abstrak


ABSTRAK

 

Andi, Muhamad. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw untuk Meningkatkan Keaktifan dan Kemampuan Berpikir Analitis Siswa pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X-4 MAN Mojokerto. Skripsi, Jurusan Geoerafi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Achmad Amirudin, M.Pd, (II) Purwanto, S.Pd, M.Si.

 

Kata Kunci: Model pembelajaran jigsaw, keaktifan belajar siswa, kemampuan berpikir analitis.

 

Hasil observasi yang dilakukan pada tanggal 14 dan 15 Desember 2012 di kelas X-4 MAN Mojokerto, diketahui bahwa sebagian besar kegiatan belajar mengajar (KBM) masih didominasi oleh guru, siswa duduk, mendengarkan, mencatat, ada sebagian siswa yang diam sehingga siswa terlihat kurang aktif mencapai 65%, sedangkan siswa yang aktif belajar mencapai 35%. Faktor ini dikarenakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan cenderung tidak membuat siswa aktif karena menggunakan model ceramah. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa proses pembelajaran Geografi masih didominasi oleh pandangan yang menempatkan pengetahuan sebagai fakta yang harus dihafal, dengan sumber belajar yang hanya mengacu pada buku teks. Tujuan penelitian ini ialah untuk meningkatkan keaktifan  dan kemampuan berpikir analitis siswa dengan menerapkan model pembelajaran jigsaw.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-4 tahun ajaran 2012/2013 dengan jumlah 22 siswa. Materi yang diajarkan yaitu pada kompetensi dasar atmosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi. Instrumen untuk mengukur keaktifan berupa lembar observasi keaktifan siswa dan untuk mengukur kemampuan berpikir analitis menggunakan soal tes essai. Analisis data dilakukan setelah pemberian tindakan, peningkatan keaktifan dan kemampuan berpikir analitis siswa dihitung dengan membandingkan nilai rata - rata siklus I dan siklus II dalam bentuk tabel dan grafik, kemudian dilakukan penghitungan persentase peningkatan.

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah peningkatan nilai rata - rata keaktifan siswa kelas X-4 pada mata pelajaran Geografi dari siklus I ke siklus II sebesar 21%. Kemampuan berpikir analitis siswa yang sebelum diberikan tindakan nilai rata - rata kelas hanya mencapai 54,9 kemudian pada siklus I meningkat menjadi 72,7 dan meningkat kembali pada siklus II menjadi 83. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan keaktifan dan kemampuan berpikir analitis siswa pada pelajaran Geografi setelah diterapkan model pembelajaran jigsaw. Disarankan kepada guru, dalam pelaksanaan model pembelajaran jigsaw supaya mengalokasikan waktu dengan tepat, membantu siswa dalam perpindahan tempat duduk, mengingatkan murid belajar terlebih dahulu di rumah, mengingatkan siswa agar lebih komunikatif dengan anggota kelompok, mengingatkan siswa bahwa bertanya, menjawab, menyanggah dan berpendapat sama pentingnya.