SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLRM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA ISLAM MALANG

RUFINA LESTANTIYANI

Abstrak


ABSTRAK

 

Lestantiyani, Rufina. 2013. Studi Komparasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X di SMA Islam Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwiyono Hari Utomo M.Pd, M.Si (II) Drs. M. Yusuf Idris.

 

Kata kunci: model pembelajaran Problem Based Learning, model pembelajaran Contextual Teaching and Learning, hasil belajar.

 

Untuk menciptakan pendidikan yang baik dan bermutu memerlukan suatu proses yang panjang, berkesinambungan dan sistematis ke arah yang lebih baik. Upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas siswa telah dan terus diwujudkan melalui berbagai pembaharuan. Pembaharuan pada proses pendidikan pada umumnya dititikberatkan pada strategi mengajar karena strategi pembelajaran merupakan bagian terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran yang perlu dilakukan guru secara berkelanjutan.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Studi Komparasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Model Pembelajaran Contextual Teacing and Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X Di SMA Islam Malang. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan mengambil sampel dua kelas yaitu kelas X-C sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas X-D sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen penelitian berupa tes untuk pretest dan posttest. Teknik analisis yang digunakan adalah uji t tidak berpasangan yang diselesaikan dengan bantuan komputer program SPSS 16.0 for Windows.

Berdasarkan hasil belajar siswa, diperoleh bahwa secara umum terjadi peningkatan hasil pembelajaran antara pretest dan posttest dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Sedangkan pembelajaran dengan model pembelajaran Contextual Teacing and Learning (CTL) sama dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Hal ini menunjukkan bahwa penguasaan kompetensi pembelajaran dengan strategi pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan model pembelajaran Contextual Teacing and Learning (CTL) adalah sama.

Perbedaan diukur dari gain score (penilaian akhir dikurangkan dengan kemampuan awal). Hasil analisis diketahui bahwa gain score siswa pada kelas eksperimen 1 memiliki rata-rata sebesar 38,4516 sedangkan kelas eksperimen 2 memiliki rata-rata sebesar 37,6774, jadi kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 memiliki rata-rat hasil belajar sama. Dari hasil uji-t dua pihak yang dilakukan, dapat diketahui bahwa nilai probabilitas (sig. 2-tailed) = 0,657 > 0,05 , maka HO  diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning.