SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Dalam Kelompok Kecil untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis dan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI IPS di SMA N 9 Malang

Widia Ratna Sari

Abstrak


ABSTRAK

Sari, Widia Ratna. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving dalam Kelompok Kecil untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis dan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI IPS di SMAN 9 Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd (II) Drs. Soetjipto. TH, S.H, S.E, M.Pd.

 

Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Solving, Berfikir Kritis, Kelompok Kecil, Hasil Belajar.

 

Hasil observasi yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa siswa kelas XI IPS 4 SMAN 9 Malang memiliki kemampuan berfikir kritis dan hasil belajar yang masih rendah. Pada saat pembelajaran berlangsung hanya 2-3 siswa dari 21 siswa yang bertanya dan menjawab pertanyaan dari guru. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan berfikir kritis siswa masih rendah. Hasil pre test juga menunjukkan bahwa hanya 15% siswa yang tuntas dalam mata pelajaran geografi dan nilai ulangan semester gasal 2011/2012 menunjukkan bahwa hanya 15% siswa yang tuntas dengan standar ketuntasan minimal 76. Dalam proses pembelajaran siswa cenderung menerima semua materi yang diberikan oleh guru.

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bahwa penerapan model pembelajaran problem solving dalam kelompok kecil dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS di SMAN 9 Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas. Pengambilan data dilaksanakan dengan tes, wawancara, catatan lapangan, dan observasi. Penelitian dilaksanakan di kelas XI IPS 4 SMAN 9 Malang dengan jumlah siswa 20 orang dengan materi menganalisis pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ada peningkatan kemampuan berfikir kritis dan hasil belajar siswa kelas XI IPS 4 SMAN 9 Malang. Kemampuan berfikir kritis siswa meningkat dari siklus I ke siklus II yaitu 49,76% menjadi 68,33%. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari 70,75% menjadi 79%.

Model pembelajaran problem solving dalam kelompok kecil cocok diterapkan pada materi yang berkaitan dengan menganalisis atau memecahkan suatu permasalahan. Dalam penerapan model pembelajaran ini guru harus memprediksi waktu yang akan digunakan dan memberikan arahan serta bimbingan kepada seluruh siswa.