SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Perpaduan Model Pembelajaran Numbered Heads Together dan Debate untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Geografi Materi Lingkungan Hidup Kelas XI IPS 2 SMA Negeri Ploso Jombang

Debrina Kusuma Wardhani

Abstrak


ABSTRAK

 

Wardhani, Debrina Kusuma. 2013. Penerapan Perpaduan Model Pembelajaran Numbered Heads Together dan Debate untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Geografi Materi Lingkungan Hidup Kelas XI IPS 2 SMA Negeri Ploso Jombang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd,     (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si.

 

Kata Kunci: model pembelajaran Numbered Heads Together dan Debate,  kemampuan berpikir kritis.

 

Mengacu pada pembelajaran konstruktivistik, pembelajaran terpusat pada siswa dengan membangun pengetahuannya sendiri. Ketika siswa berupaya membangun pengetahuannya sendiri, secara tidak langsung siswa dilatih untuk berpikir secara mandiri, dalam penelitian ini adalah berpikir kritis. Untuk menstimulus siswa agar mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritisnya, guru juga harus dapat mengembangkan model-model pembelajaran yang tepat. Untuk itu perlu diterapkan perpaduan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dan Debate untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis geografi.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan perpaduan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dan Debate dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis geografi materi lingkungan hidup kelas XI IPS 2 SMA Negeri Ploso Jombang. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas XI IPS 2. Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi aktivitas kemampuan berpikir kritis, tes kemampuan berpikir kritis, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran perpaduan model Numbered Heads Together (NHT) dan Debate. Analisis data yang digunakan adalah dengan metode scoring dan percenting.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berpikir kritis geografi kelas XI IPS 2 setelah dilakukan tindakan. Sebelum tindakan, rata-rata kemampuan berpikir kritis geografi sebesar 20,92%. Setelah diberi tindakan pada siklus I, menjadi 70,57%. Pada siklus II, rata-rata kemampuan berpikir kritis naik menjadi 87%. Hasil ini membuktikan bahwa dengan menerapkan perpaduan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dan Debate dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis geografi siswa.

Disarankan bagi guru geografi untuk menerapkan perpaduan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dan Debate sebagai variasi model pembelajaran karena dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis geografi siswa. Bagi siswa disarankan untuk lebih aktif dalam pembelajaran di kelas, mengungkpan ide, saran dan tanggapan saat pembelajaran berlangsung, khususnya mata pelajaran geografi. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah variabel-variabel lain selain kemampuan berpikir kritis.