SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 6 Malang

Nurul Siti Masholekhatin

Abstrak


ABSTRAK

 

Masholekhatin, Nurul Siti. 2013. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 6 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Budi Handoyo, M.Si. Pembimbing (II) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd.

 

Kata kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Hasil Belajar.

 

Salah satu keunggulan dari model pembelajaran problem based learning adalah model pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang tata cara berpikir kritis dan kreatif serta keterampilan pemecahan masalah. Pembelajaran PBL dapat mengoptimalkan semua potensi yang ada pada diri siswa secara aktif, baik aktif secara fisik maupun mental serta melatih siswa berpikir kritis. Adanya kerjasama dalam kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran yang sama dan siswa memperoleh pengalaman sendiri untuk menyelesaikan suatu masalah. Selain itu langkah-langkah pembelajarannya juga menuntun siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Permasalahan dan langkah-langkah PBL mempengaruhi motivasi siswa untuk berpikir dalam menemukan alternatif-alternatif solusi. Siswa juga dituntut untuk memilih salah satu alternatif tersebut dengan alasan yang logis yang dikemukakan pada tahap penyelidikan individual dan kelompok atau pada tahap menyajikan hasil karya.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 6 Malang. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment). Subjek penelitian berjumlah 64 siswa yang terbagi dalam dua kelas yaitu kelas XI IPS-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS-2 sebagai kelas kontrol. Subjek penelitian diambil dengan teknik random sampling namum sebelumnya dihitung homogenitasnya setiap kelas. Instrumen penelitian berupa tes essay untuk prates dan pascates. Teknik analisis yang digunakan adalah uji t-test dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS 16.0 for Windows.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil analisis data memperoleh bahwa hasil belajar geografi siswa dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL) memiliki rata-rata nilai lebih tinggi dibandingkan dengan tanpa menggunakan model pembelajaran PBL. Hasil belajar (gain score) siswa pada kelas eksperimen sebesar 22,87 sedangkan hasil belajar pada kelas kontrol sebesar 13,71. Hasil uji statistik yang diterapkan dalam penelitian ini diperoleh nilai probabilitas yaitu 0,000. Nilai probabilitas yang menunjukkan 0,000