SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Mata Pelajaran Geografi Siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Kepanjen Kabupaten Malang

Yunita .

Abstrak


ABSTRAK

 

Yunita. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Mata Pelajaran Geografi Siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Kepanjen Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M. Si, (2) Ir. Juarti, M.P

 

Kata kunci: model pembelajaran inkuiri terbimbing, kemampuan berpikir kritis

 

Pembelajaran di kelas masih sering menggunakan metode ceramah dan diskusi kelompok serta pembelajaran yang dilakukan masih bersumber pada guru (teacher centered). Permasalahan yang teridentifikasi di SMA Negeri 1 Kepanjen Kabupaten Malang yang khususnya kelas XI IPS 3 adalah rendahnya keterampilan berpikir siswa. Permasalahan tersebut terlihat pada aktivitas pembelajaran siswa yang sangat pasif. Siswa tidak memiliki keberanian untuk mengemukakan pendapat, bertanya, dan menjawab pertanyaan. Selain itu siswa belum kreatif dan kurang mandiri dalam mencari sumber. Siswa yang aktif dalam bertanya sebanyak 26,31%, berpendapat sebanyak 21,05%, dan menjawab pertanyaan 31,58%.

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran geografi siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Kepanjen Kabupaten Malang. Siswa yang mempunyai kemampuan berpikir kritis yang rendah diharapkan dapat meningkat melalui model pembelajaran yang diterapkan pada penelitian ini.

Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Kepanjen Kabupaten Malang, mulai tanggal 05 Februari 2013 sampai 20 Februari 2013. Objek penelitian ini yaitu siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Kepanjen Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Model yang digunakan pada penelitian ini adalah model pembelajaran inkuiri terbimbing pada kompetensi dasar mendeskripsikan pemanfaatan lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan dan menganalisis pelestarian lingkungan hidup.

Kemampuan berpikir kritis siswa sebelum tindakan sebesar 68% dengan kategori kurang baik, akan tetapi pada tindakan siklus I kemampuan berpikir kritis siswa meningkat menjadi 77,73%, sedangkan pada tindakan siklus II kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 84,24%. Secara umum dalam penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing sudah baik.

Pada saat pelaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing hendaknya guru lebih dalam memberikan bimbingan kepada siswa baik secara kelompok maupun individu, sehingga siswa lebih termotivasi dalam belajar. Guru maupun mahasiswa sebagai calon guru dapat menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing sebagai salah satu alternatif pembelajaran geografi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa..