SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Model Learning Cycle 5E untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 7

Suryantari .

Abstrak


ABSTRAK

 

Suryantari. 2013. Penggunaan Model Learning Cycle  5E untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 7. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si, (II) Dr. I Nyoman Ruja, SU.

 

Kata Kunci: model learning cycle  5E, meningkatkan, hasil belajar

 

Belajar merupakan hal yang dialami oleh manusia dalam hidupnya. Melalui proses belajar seseorang akan memperoleh hasil berupa perubahan tingkah laku pada dirinya. Pembelajaran yang efektif menurut pandangan konstruktivisme menuntut siswa untuk berperan aktif mencari informasi dan membangun pemahamannya sendiri terhadap hal yang dipelajarinya. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan pada bulan November 2012 diketahui bahwa pembelajaran geografi yang berlangsung di kelas XI SMA Negeri 7 Malang masih belum mengarahkan siswa untuk berperan aktif. Kegiatan pembelajaran yang didominasi dengan ceramah dari guru. Berdasarkan data nilai Ujian Semester  Gasal Tahun Ajaran 2012/2013 diketahui masih banyak siswa yang memperoleh nilai di bawah kriteria ketuntasan minimum (KKM). Penggunaan model pembelajaran yang mampu menciptakan peran aktif dan pemahaman siswa sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Model learning cycle 5E merupakan salah satu model yang dapat menjadikan siswa lebih aktif untuk menemukan informasi baru. Siswa dapat membangun pemahamannya sendiri dan memperoleh pengalaman belajar yang tidak terlepas dari konteks dunia nyata.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang mendapat pembelajaran dengan model learning cycle 5E lebih tinggi dari siswa yang mendapat pembelajaran dengan model konvensional.

Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi experimental design). Penelitian ini melibatkan dua kelas sebagai subjek penelitian. Satu kelas sebagai kelas eksperimen yaitu kelas yang mendapat model pembelajaran learning cycle 5E dan kelas kontrol yaitu kelas yang mendapat model pembelajaran konvensional, yaitu ceramah. Data yang dikumpulkan berupa nilai pretes dan postes, kemudian ditentukan selisihnya yang disebut dengan hasil belajar. Instrumen yang digunakan adalah soal tes objektif. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan uji statistik, yaitu uji Mann Whitney.

Berdasarkan analisis data diketahui rata-rata hasil belajar siswa yang mendapat model learning cycle 5E adalah 22,5 dan rata-rata hasil belajar siswa yang mendapat model konvensional ceramah adalah 9,8. Dari data tersebut diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar siswa yang mendapat pembelajaran dengan model learning cycle 5E lebih tinggi dari siswa yang mendapat pembelajaran dengan model konvensional.