SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Lingkungan Hidup Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Ngadirojo Kabupaten Pacitan

Ira Purwaningsih

Abstrak


ABSTRAK

 

Purwaningsih, Ira. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Lingkungan Hidup Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Ngadirojo Kabupaten Pacitan. Skripsi, Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd, (II) Drs. Yusuf Suharto.

 

Kata Kunci: model pembelajaran PBI, keaktifan belajar, berpikir kritis

 

Hasil observasi yang dilakukan pada tanggal 27 Desember 2012 di kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Ngadirojo diketahui bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) masih didominasi oleh guru, sedang siswa hanya duduk, mendengar, dan mencatat penjelasan dari guru. Sehingga siswa terlihat kurang aktif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan observasi menggunakan lembar observasi keaktifan belajar, siswa yang aktif hanya ada 14.28% sedangkan sisanya yaitu 85.72% masih kurang aktif bahkan pasif. Berdasarkan hasil ujian semester I siswa yang mencapai ketuntasan belajar Geografi hanya ada 12 siswa atau sekitar 42.8%, sedangkan yang tidak tuntas mencapai 57.2%. Hal ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan oleh guru tidak terserap secara optimal oleh siswa. Siswa yang memiliki buku penunjang juga hanya ada 17 siswa sedangkan siswa yang lain tidak memiliki buku pegangan karena di sekolah tersebut juga tidak menggunakan LKS. Hal ini mengakibatkan siswa cenderung tidak dapat mengembangkan kemampuan berpikirnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan penelitian tentang penerapan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan belajar serta kemampuan berpikir kritis siswa, yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Problem Instruction Based (PBI).

Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Pada penelitian ini, peneliti terlibat langsung dalam proses penelitian mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan data. Kegiatan pembelajaran terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilaksanakan dengan observasi dan tes tulis. Penelitian dilaksanakan di kelas XI IPS 1 SMA Negeri I Ngadirojo dengan jumlah siswa 28, pada materi Menganalisis Pelestarian Lingkungan Hidup.

Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa peningkatan keaktifan belajar siswa pada proses pembelajaran sebelum penelitian adalah 14.28%, kemudian pada siklus I 35.71%, dan silus II 74.99%. Berdasarkan hasil tes kemampuan berpikir kritis pada siklus I siswa yang mendapatkan klasifikasi kemampuan berpikir kritis baik hanya ada 1 orang atau hanya 3.57% sedangkan yang cukup baik sampai tidak baik mencapai 96.43%. Sedangkan hasil tes kemampuan berpikir kritis pada siklus II telah menunjukkan peningkatan yaitu siswa yang termasuk dalam klasifikasi baik ada 16 siswa atau 57.14% sedangkan yang termasuk dalam klasifikasi cukup baik sampai tidak baik hanya ada 42.86%.

Beberapa saran yang dapat diajukan adalah: (1) guru harus lebih memotivasi seluruh siswa untuk selalu terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan cara memberikan tambahan nilai jika ada siswa yang aktif, (2) dalam kegiatan tes kemampuan berpikir kritis, guru harus lebih tegas dalam melakukan pengawasan sehingga siswa tidak mengerjakan soal dengan bekerjasama (3) dalam pelaksanaan pembelajaran, alokasi waktu harus disesuaikan dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) terutama pada saat kegiatan presentasi kelompok (4) guru harus memberikan ringkasan materi pelajaran kepada siswa jika banyak siswa yang tidak memiliki buku pegangan baik LKS maupun buku paket (5) bagi peneliti selanjutnya, model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dapat diterapkan pada materi Geografi selain lingkungan hidup, yakni materi yang berkaitan dengan permasalahan yang terjadi dalam kehidupan seperti kependudukan dan pemanfaatan sumber daya alam.