SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Kesamben Blitar.

Erlita Hidaya Nikmah

Abstrak


ABSTRAK

 

Nikmah, Erlita Hidaya. 2013. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Kesamben Blitar. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Achmad Fatchan, M.Pd, M.Si, (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si.

 

Kata Kunci: STAD, Keaktifan, Hasil Belajar

 

Guru merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam kegiatan pembelajaran. Peran guru tersebut perlu ditingkatkan sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Maka dari itu, guru harus pandai mengembangkan model pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan intensitas keterlibatan siswa secara aktif (student centered) di dalam proses pembelajaran dan dapat menerapkan variasi model dalam kegiatan pembelajaran. Untuk itu, perlu diterapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) yang berperan dalam meningkatkan kerjasama dan  keterlibatan siswa secara aktif sehingga hasil belajar yang diinginkan dapat tercapai.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) terhadap keaktifan dan hasil belajar geografi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Kesamben. 

Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X yaitu kelas X8 sebagai kelas eksperimen dan kelas X6 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa lembar observasi untuk mengetahui keaktifan siswa dan soal-soal tes yaitu prates dan pascates untuk memperoleh data hasil belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji anova satu jalur (One Way Anova) yang dapat diselesaikan dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) terhadap keaktifan dan hasil belajar geografi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Kesamben Blitar. Hal tersebut didasarkan pada hasil uji anova keaktifan siswa yang didapatkan nilai probabilitas sebesar p (0,031) ˂ (0,05) yang berarti bahwa H0 ditolak, sedangkan hasil uji anova hasil belajar (gain score) siswa yang didapatkan nilai probabilitas sebesar p (0,025) ˂ (0,05) yang berarti bahwa H0 ditolak. Selain itu, dilihat dari nilai keaktifan siswa pada kelas eksperimen yang diterapkan model STAD lebih tinggi yaitu sebesar 64,97 dan kelas kontrol sebesar 61,69. Demikian pula nilai rata-rata hasil belajar (gain score) pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu sebesar 26,38 dan kelas kontrol sebesar 20,11.

Disarankan bagi guru geografi untuk membagi siswa dalam kelompok-kelompok secara heterogen sebelum kegiatan pembelajaran dimulai, sehingga saat kegiatan pembelajaran waktu pelajaran tidak banyak yang tersita untuk pembentukan kelompok. Selain itu, guru harus bisa mengendalikan kelas saat kegiatan kelompok agar siswa tidak gaduh di dalam kelas dengan cara mendekati siswa dalam kelompok-kelompok.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Nikmah, Erlita Hidaya. 2013. The Influence of Student Teams Achievement Division (STAD) Learning Model Implementation to the Activity and Geography Learning Result of Students in the Grade X at SMA Negeri I Kesamben Blitar. Thesis, Department of Geography, Faculty of Social Science, State University of Malang. Supervisors: (I) Prof. Dr. Achmad Fatchan, M. Pd, M. Si, (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M. Si.

 

Keywords: STAD, Activity, Learning Result.

 

Teacher is one of factor that has important role in the learning activity. That teacher’s role is necessary to be improved as an effort to fix learning quality. Therefore, the teacher must be smart to develop learning model that have orientation to the intensity improvement of students involving actively (student centered) in the learning process and can implement model variation in the learning activity. For that reason, Student Teams Achievement Division (STAD) is need to be implemented that play role in the cooperation and students involving improvement actively, so the learning result will be reached.

The aim of this research is to know the influence of Student Teams Achievement Division (STAD) learning model implementation to the activity and geography learning result of students in the grade X at SMA Negeri I Kesamben.

This research ordered to the type of quasi experiment research with the research subject is the students in the grade X, that is X8 as the experiment class and X6 as the control class. Research instrument are observation sheet to know student’s activity and test that are pretest and post test to get student learning result data. Data analysis technique that used in this research is one way anova test that can be complemented with SPSS 16.0 for Windows.

Research result shows that there is an influence of Student Teams Achievement Division (STAD) learning model implementation to the activity and geography learning result of students in the grade X at SMA Negeri I Kesamben Blitar. That is based on anova test result to the student activity that obtained probability value p (0.031) < (0.05) that means Ho rejected, while based on anova test result to the learning result (gain score) of students that obtained probability value p (0,025) < (0.05) that means Ho rejected. Beside that, seen from the value of student activity in the experiment class that implemented of STAD model is higher 64.97 and for the control class 61.69. Also for average value of learning result (gain score) in the experiment class that higher 26.38 and for the control class 20.11.

Suggested to the geography teacher to divide the students within groups as a heterogeneous before activities of learning begins, so that moment the learning activities of time lesson do not much which used for group formation. Besides that, the teacher must be able control the class for group activities in order that of students not crowded in classroom with way approaching students within groups.