SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI IPS SMA Tamansiswa (Taman Madya) Malang

Usnul Khotimah

Abstrak


ABSTRAK

 

Khotimah, Usnul. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI IPS SMA Tamansiswa (Taman Madya) Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si, (II) Drs. Yusuf Suharto.

 

Kata Kunci: Model pembelajaran talking stick, hasil belajar geografi

 

Observasi pada bulan Oktober 2012 di SMA Tamansiswa (Taman Madya) menunjukkan adanya kesenjangan antara standar nasional dengan kondisi nyata yang ada di sekolah sehingga menyebabkan adanya permasalahan. Permasalahan tersebut yaitu  mengenai hasil belajar siswa yang rendah pada Ulangan Tengah Semester (UTS) Ganjil tahun ajaran 2012/2013. Hasil nilai rata-rata mata pelajaran geografi kelas XI IPS dari 31 siswa adalah 47,55 dengan nilai tertinggi 62 dan nilai terendah 28, sedangkan standar nilai ketuntasan minimal yang ditetapkan sekolah untuk kelas XI IPS adalah 75. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran talking stick. Berdasarkan permasalahan tersebut rumusan masalah pada penelitian ini yaitu ”bagaimanakah penerapan model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS SMA Tamansiswa (Taman Madya) Malang?”.

Jenis penelitian ini adalah PTK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi kompetensi dasar: ”mendeskripsikan pemanfaatan lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan” dengan menggunakan model pembelajaran talking stick.  Penelitian dilakukan di SMA Tamansiswa (Taman Madya) Malang dengan subjek penelitian kelas XI IPS SMA Tamansiswa (Taman Madya) Malang dengan jumlah 31 siswa. Data dalam penelitian ini adalah hasil belajar geografi siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes pada pra tindakan, siklus I dan siklus II. Analisis data dilakukan dengan cara membandingkan rata-rata hasil belajar siswa pra tindakan dengan siklus I dan siklus II dengan menggunakan tabel dan grafik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan hasil belajar geografi siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan dari pra tindakan 64,4 menjadi 76,8 pada siklus I atau meningkat sebesar 19,25%, dan dari siklus I 76,8 menjadi 88,6 pada siklus II atau meningkat sebesar 15,36%. Berdasarkan paparan tersebut dapat dikatakan bahwa pemberian tindakan berhasil karena peningkatan hasil belajar sudah mencapai standar yang ditetapkan yaitu 15%. Pada saat pelaksanaan model pembelajaran talking stick guru harus memberikan penjelasan yang jelas mengenai sintak talking stick  agar siswa tidak ramai dan tongkat dapat berjalan sesuai urutan. Selain itu untuk mendorong semangat siswa pada saat pembelajaran, guru juga harus memperhatikan mengenai pemilihan lagu yang sesuai dengan karakteristik siswa.