SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kondisi Lingkungan Penambangan Feldspar di Kecamatan Karangan dan Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek

Nikmatul Istikhomah

Abstrak


ABSTRAK

 

Istikhomah, Nikmatul. 2012. Kondisi Lingkungan Penambangan Feldspar di Kecamatan Karangan dan Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Skripsi. Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ach. Amirudin,M.Pd (2) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd.

 

Kata Kunci : Kondisi lingkungan, feldspar,erosi, Karangan, Suruh, Trenggalek

 

Pertambangan feldspar merupakan salah satu pertambangan yang cukup melimpah di Trenggalek. Keterbatasan informasi tentang feldspar  dan kondisi kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan khususnya penambangan feldspar merupakan kendala bagi pemerintah dan masyarakat setempat untuk melakukan upaya antisipasi degradasi lingkungan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana kondisi lingkungan pertambangan feldspar dan seberapa besar kerusakan yang telah terjadi sehingga kerusakan yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengidentifikasi aktivitas penambangan feldspar di Kecamatan Karangan dan Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek serta mengetahui dampak penambangan feldspar terhadap kondisi lingkungan di Kecamatan Karangan dan Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian diskriptif kuantitatif dengan metode survei. Data penelitian berupa data primer dan sekunder yang diambil dari 5 sampel lokasi penelitian . Data primer meliputi (1) aktivitas penambangan meliputi intensitas penambangan, pelaku penambang dan pcara penambangan. (2) kondisi lingkungan meliputi topografi, tanah, vegetasi, ketersediaan air serta kualitas udara. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik  observasi, dokumentasi dan pengukuran. Instrumen penelitian yang dibutuhkan adalah alat-alat pengukuran lapangan dan berbagai jenis peta yang mendukung penelitian. Pengolahan data aktivitas penambangan dan pengolahan data kondisi lingkungan yang selanjutnya dilakukan analisis data dengan menggunakan analisis diskriptif untuk aktivitas penambangan dan pengharkatan (scoring) untuk mengetahui kondisi lingkungan serta rumus USLE untuk menentukan tingkat erosi.

Berdasarkan pembahasan diperoleh lima kesimpulan yaitu : (1) aktivitas pertambangan feldspar di Kecamatan Karangan dan Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek berada di lokasi perbukitan yang tidak jauh dari pemukiman masyarakat dan memiliki tanggul alam berupa pepohonan, (2) penggunaan lahan di lokasi penelitian sebelum penambangan mayoritas adalah tegalan, semak belukar dan hutan negara, (3) intensitas penambangan dan pekerja lapangan penambangan feldspar di Kecamatan Karangan lebih besar daripada di Kecamatan Suruh, (4) aktivitas pertambangan feldspar di Kecamatan Karangan dan Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek sudah dikelola oleh badan usaha (pengelola), namun terkait administrasi pengelolaan penambangan feldspar belum tertib, (5) dampak penambangan feldspar terhadap kondisi lingkungan di Kecamatan Karangan dan Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek signifikan. Semakin besar intensitas penambangan feldspar, kondisi lingkungan semakin buruk.

Saran yang diberikan penulis sebagai berikut, (1) masyarakat dan pihak pengelola disarankan agar melakukan pengendalian lingkungan dengan melakukan pengembalian tanah, pemanfaatan bekas lahan, dan reboisasi, (2) perubahan kondisi lingkungan yang memburuk harus segera ditanggapi secara terpadu dibawah tanggungjawab Dinas Lingkungan Hidup, (3) kegiatan penambangan tidak perlu ditutup, namun perlu dilakukan pengelolaan lingkungan,(4) perlu adanya studi lanjutan terkait penambangan feldspar dan pengaruhnya terhadap kondisi lingkungan.