SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X SMA Negeri 5 Malang

Devi Indah Setyowati

Abstrak


ABSTRAK

 

Setyowati, Devi Indah. 2013. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X SMA Negeri 5 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd., (II) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si.

 

Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Teams Games Tournament, Hasil Belajar.

 

Model Pembelajaran Kooperatif unggul dalam membantu siswa memahami konsep-konsep sulit. Pembelajaran kooperatif juga menurut mereka memberikan efek terhadap sikap penerimaan perbedaan antar-individu, baik ras, keragaman budaya, gender, sosial-ekonomi. Selain itu yang terpenting, pembelajaran kooperatif mengajarkan keterampilan bekerja sama dalam kelompok atau teamwork. Keterampilan ini sangat dibutuhkan anak saat nanti lepas ke tengah masyarakat. Teams Games Tournament (TGT) salah satu tipe model pembelajaran kooperatif yang menempatkan siswa dalam kelompok belajar yang beranggotakan 5 sampai 6 orang siswa yang mempunyai kemampuan, jenis kelamin dan suku atau ras yang berbeda. Pada tipe ini terdapat beberapa tahap yang harus dilalui selama proses pembelajaran.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Geografi kelas X SMA Negeri 5 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian ekperimen kuasi (Quasi Experimenal design) dengan desain kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Malang Jalan Tanimbar 24. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari dengan populasi penelitian siswa kelas X SMA Negeri 5 Malang dan sampel penelitian siswa kelas X.8 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.9 sebagai kelas kontrol. Instrumen dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu, penilaian hasil belajar geografi menggunakan pre-test dan post-test yang telah divalidasi isi dan tingkat kesulitannya, serta uji reliabilitas, dan daya beda. Analisa data yang digunakan adalah uji t (t-test).

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh kesimpulan hasil penelitian yaitu model pembelajaran kooperatif tipe TGT berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi kelas X SMA Negeri 5 Malang. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji hipotesis dan rata-rata nilai hasil belajar geografi kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol.

Disarankan bagi guru harus melakukan perencanaan yang matang dan terperinci karena penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan perlengkapan-perlengkapan khusus. Bagi peneliti selanjutnya perlu mendatangkan beberapa observer dalam penelitian sehingga situasi kelas dapat dikendalikan. Selain itu, peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian tentang pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada materi yang lain dan kemampuan yang lain seperti kemampuan afektif dan psikomotorik karena penelitian hanya terbatas pada mata pelajaran geografi untuk mengukur kemampuan kognitif. Bagi siswa agar lebih disiplin selama proses pembelajaran khususnya ketika turnamen akademik agar situasi kelas tidak gaduh. Selain itu, siswa harus lebih sering melakukan kelompok kooperatif dalam mata pelajaran apapun agar setiap siswa terbiasa berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesama temannya yang heterogen.