SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

karakteristik morfologi lorong sistem perguaan bagus-jebrot di desa mentaraman kecamatan donomulyo

Mohammad Ainul Labib

Abstrak


ABSTRAK

 

Labib, Mohammad Ainul. 2013. Karakteristik Morfologi Lorong Sistem Perguaan Bagus-Jebrot Di Desa Mentaraman Kecamatan Donomulyo. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si (II) Drs. J.P. Buranda M.Si

 

Kata kunci: Karakteristik, Morfologi lorong, Sistem Perguaan

 

Malang Selatan yang sebagai besar berupa daerah pantai sangat sesuai digunakan sebagai kawasan pariwisata. Namun pengembangan kawasan pantai di Malang Selatan masih sangat kurang sehingga dalam pengembangannya masih terhambat. Dengan temuan yang ada di dalam gua dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pengunjung yang ada. Temuan-temuan tersebut berupa ornamen gua dan bentukan lorong gua. Sistem perguaan Bagus-Jebrot tidak hanya sebatas penelusuran gua saja, namun dapat pula dijadikan sebagai kawasan ekowisata mengingat sistem perguaan ini dapat menunjang pariwisata di Pantai Jonggring Salaka. Sistem perguaan ini  terdapat keberagaman ornament yang ada di dalam gua tersebut. Keberagaman tersebut dapat terlihat dari lorong sistem perguaan Bagus-Jebrot. Dengan demikian terlihat jelas terdapat keberagaman yang ada pada lorong gua  berupa ornamen, ukuran dan karakteristik bentukan lorong Gua Bagus dan Gua Jebrot yang dapat menunjang kawasan ekowisata di gua tersebut. Namun, permasalahan data dan informasi mengenai keberagaman ornamen, ukuran, dan karakteristik bentukan lorong gua pada sistem perguaan Bagus-Jebrot masih sangat terbatas.

Penelitian ini bertujuan mendeskiripsikan karakteristik morfologi lorong Sistem Perguaan Bagus-Jebrot. Diskripsi bentukan lorong-lorong gua, perhitungan mengenai lorong gua serta sebaran ornament yang ada di Gua Bagus-Jebrot

Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Berdasarkan jenisnya penelitian ini kualitatif  dengan analisis spasial dan deskriptif. Sampel penelitian di dalam gua diambil pada setiap stasiun, sampel  yang akan diambil meliputi tinggi lorong, lebar lorong pada setiap stasiun, kedalaman/kemiringan, ornamen gua dan panjang lorong.

Hasil penelitian menunjukkan Sistem Perguaan Bagus-Jebrot merupakan gabungan dari Gua Bagus dan Gua Jebrot dengan enterence berupa lorong horizontal yang berada di lembahan. Elemen lorong yang dimiliki Sistem Perguaan Bagus-Jebrot berupa Single Conduit Passage dengan jenis elemen lorong Angulate Passage. Chamber yang terdapat pada Sistem Perguaan Bagus-Jebrot terdapat pada Gua Bagus dengan ketinggian 6,42 m dan 4 m. Sistem Perguaan Bagus-Jebrot berdasarkan klasifikasi Palmer (2003) memiliki pola morfologi lorong Curvilinear Branchwork. Berdasarkan klasifikasi Sweeting (1972) Sistem Perguaan Bagus-Jebrot merupakan gua yang termasuk ke dalam tipe Vadose Cave. Bedasarkan kondisi hidrologis lorong, Sistem Perguaan Bagus-Jebrot dapat dibagi menjadi 2 segmen yaitu lorong fosil dan vadose. Morfometri lorong Sistem Perguaan Bagus-Jebrot memiliki panjang Gua Bagus yang terpetakan 123,06 m dan Gua Jebrot yang terpetakan 289,73 m. Luas lorong Gua Bagus 548,54 m² dan Gua Jebrot 527,84 m². Volume Gua Bagus 4083,82 m³ dan Gua Jebrot 3575,43 m³. Luas area Gua Bagus 6347,43 m² dan Gua Jebrot 16937,62 m². volume spesifik Gua Bagus 33,19 m³/m dan 12,34 m³/m, kerapatan jaringan lorong Gua Bagus 51,58 m/m² dan Gua Jebrot 58,46 m/m², cakupan area Gua Bagus dan gua Jebrot sebesar 3,1%. Ornamen yang dapat ditemui di Gua Bagus yaitu Stalagmite, Stalactite, Coulumn/pillar, Flowstone, Gourdam, dan Soda straw. Gua Jebrot yaitu stalagtit, flowstone, dan gourdam