SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Objek Wisata Pantai Tambakrejo Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar Berdasarkan Kajian Geografisnya

Mustika Yeti Puspito

Abstrak


ABSTRAK

 

Puspito, Mustika Yeti. 2012. Pengembangan Objek Wisata Pantai Tambakrejo Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar Berdasarkan Kajian Geografisnya. Skripsi. Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si. (2) Bagus Setiabudi Wiwoho, S.Si, M.Si

 

Kata kunci : wisata pantai, strategi pengembangan, kajian geografis

Kabupaten Blitar bagian Selatan merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia, oleh sebab itu salah satu potensi yang dimiliki oleh Kabupeten Blitar adalah potensi pariwisata pantai. Pariwisata pantai merupakan salah satu kegiatan wisata alam yang memanfaatkan daerah pesisir pantai untuk kegiatan wisata. Pantai Tambakrejo merupakan salah satu objek wisata pantai unggulan yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar, melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata. Untuk menjadi sebuah objek wisata yang mampu bersaing dengan objek wisata lainnya, khususnya objek wisata di Kota Blitar, maka potensi yang cukup besar ini seharusnya dapat dikelola dan dikembangkan dengan strategi yang tepat dan sesuai dengan keragaman baik faktor internal maupun eksternal yang dimiliki berdasarkan kajian geografisnya, baik fisik maupun non fisiknya.

 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan kondisi fisik objek wisata Pantai Tambakrejo dalam mendukung usaha pengembangan Pantai Tambakrejo, (2) mengetahui usaha pengembangan yang telah dilakukan di objek wisata Pantai Tambakrejo, dan (3) mengetahui arahan pengembangan yang tepat untuk pengembangan objek wisata Pantai Tambakrejo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini terbagi dalam tiga tahapan, tahap pertama adalah tahap observasi awal untuk memperoleh data awal mengenai kondisi terkini objek penelitian, tahap kedua merupakan tahap pengumpulan data, tahap terakhir adalah analisis data dengan menggunakan teknik scorring, tabulasi tunggal, dan SWOT.

 

Hasil dari penelitian ini adalah (1) kondisi fisik objek wisata pantai Tambakrejo sangat sesuai dan mendukung pengembangan Pantai Tambakrejo menjadi sebuah objek wisata, (2) usaha pengembangan yang telah dilakukan oleh pengelola objek wisata Pantai Tambakrejo sudah cukup baik, namun masih ada beberapa usaha yang masih perlu ditingkatkan terutama dalam hal kebersihan, keamanan dan pemeliharaan fasilitas (3) pengembangan yang tepat untuk dilakukan adalah dengan memaksimalkan potensi yang ada, baik kondisi fisik maupun unsur pengembangan yang telah ada untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, arahan strategi yang dapat dilakukan adalah memberdayakan utamanya masyarakat sekitar untuk bersama-sama memelihara dan melestarikan sumberdaya wisata Pantai Tambakrejo, dan membuka peluang pada pihak luar atau investor untuk menanamkan modalnya, terutama untuk pengadaan sarana dan prasarana pendukung objek wisata.

 

Saran yang dapat diberikan adalah (1) untuk Pemerintah Daerah terutama pengelola objek wisata Pemerintah daerah terutama pengelola objek wisata hendaknya lebih meningkatkan kinerjanya terhadap upaya pengembangan yang dilakukan. Selain peningkatan kinerja secara internal, pemerintah juga dapat melibatkan masyarakat sekitar dalam proses pengembangan objek wisata Pantai Tambakrejo karena langsung maupun tidak masyarakat merupakan pihak yang juga mendapatkan keuntungan dari dikembangkannya Pantai Tambakrejo, (2) untuk masyarakat sekitar diharapkan ikut berpartisipasi dalam pengembangan dan pelestarian objek wisata Pantai Tambakrejo, (3) selain pemerintah dan masyarakat sebagai pihak pengelola, pengunjung juga diharapkan ikut berpartisipasi dalam pengembangan objek wisata Pantai Tambakrejo, seperti dalam hal menjaga kebersihan dan penyebaran informasi.