SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA SISWA KELAS XI IS-2 SMA NEGERI 2 MALANG

AMRIS FAUZI

Abstrak


ABSTRAK

 

Fauzi, Amris. 2012. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Team Game Tournament  (TGT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi pada Siswa Kelas XI IS-2  SMA Negeri 2Malang. Skripsi, Jurusan Geografi Program Studi Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si, (II) Drs. Marhadi Slamet K, M.Si.

 

Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif,Team Game Tournament  (TGT), hasil belajar

 

Observasi awal diketahui bahwa metode pembelajaran Geografi yang dilakukan oleh guru mata pelajaran kelasXI IS-2 di SMA Negeri 2 Malang adalah ceramah, penugasan, dan diskusi sederhana. Metode yang digunakan masih kurang melibatkan siswa dalam proses pembelajaran sehingga siswa cenderung hanya menerima apa yang diberikan oleh guru, kurangnya keterlibatan siswa dalam belajar menyebabkan hasil belajar siswa dalam mencapai kompetensi dasar masih rendah. Hal itu terlihat dari hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 56% dan rata-rata kelasnya sebesar 71,69. Jumlah ketuntasan belajar siswa itu kurang dari standar ketuntasan minimal (SKM) untuk mata pelajaran Geografi sebesar > 75 dan ketuntasan belajar klasikalnya sebesar > 85%. Hasil belajar tersebut perlu diperbaiki dengan menerapkan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT), karena model itu dapat meningkatkan keterlibatan siswa, siswa menjadi bersemangat dalam belajar dan meningkatkan kerjasama siswa.

Penelitian ini bertujuan menerapkan pembelajaran kooperatif model Team Game Tournament  (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar geografi siswa kelas XI IS-2 di SMA Negeri 2 Malang, dilaksanakan pada bulan Nopember–Desember 2009.  Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, teknik pengumpulan data melalui tes.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan mulai dari pra tindakan ke siklus 1 dan siklus 1 ke siklus 2. Rata-rata hasil belajar siswa pada pra tindakan sebesar 71,69 pada siklus 1 meningkat menjadi 74,86 dan pada siklus 2 meningkat menjadi 83,78. Ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan, pada proses pembelajaran pra tindakan sebesar 56%, siklus 1 sebesar 78%, dan pada siklus 2 menjadi 91%.

Berdasarkan hasil tersebut, disarankan: (1) Bagi guru geografi agar menggunakan model Team Game Tournament untuk meningkatkan hasil belajar siswa. (2) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian sejenis dalam rangka memperbaiki kualitas pembelajaran kooperatif model Team Game Tournament dengan subjek penelitian yang berbeda