SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Penggunaan Lahan di Kota Kediri Tahun 2003-2013

Anggita Septiana Eka Pratiwi

Abstrak


ABSTRAK

 

Pratiwi, Anggita Septiana Eka. 2012. Evaluasi Penggunaan Lahan di Kota Kediri Tahun 2003-2013. Skripsi. Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si, (II) Satti Wagistina, S.P, M.Si.

 

Kata kunci: Penataan Ruang, RDTRK, Penggunaan Lahan, Kota

 

Kota Kediri merupakan kota yang ditetapkan menjadi daerah otonomi yang mengatur daerah pemerintahannya sendiri dan terpisah dengan daerah Kabupaten Kediri sejak tahun 1999 berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam merespon berbagai isu dan tantangan pembangunan yang aktual dalam era otonomi daerah, maka keberadaan visi penyelenggaraan penataan ruang (pengaturan, pembinaan, pelaksanaan dan pengawasan penataan ruang) menjadi sangat penting. Hal tersebut diperlukan guna menekan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan lahan agar tetap konsisten sesuai dengan rencana penggunaan lahan dalam RDTRK (Rencana Detail Tata Ruang Kota) yang telah disusun.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kondisi penggunaan lahan di Kota Kediri berdasarkan RDTRK Kediri Tahun 2003-2013 dan kondisi penggunaan lahan di lapangan (eksisting), (2) mengevaluasi konsistensi (tingkat kesesuaian) penggunaan lahan di Kota Kediri berdasarkan RDTRK tahun 2003-2013 dan peta eksisting tahun 2009, dan (3) mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya ketidaksesuaian penggunaan lahan di Kota Kediri.

Penelitian ini menggunakan metode SIG (Sistem Informasi Geografi). Analisis SIG (Sistem Informasi Geografi) yang sudah lama dikenal adalah analisis tumpang susun (overlay) peta dan analisa basis data dalam tabel yang berisikan data atribut. Dalam penelitian ini, tumpang susun (overlay) dilakukan terhadap peta rencana penggunaan lahan dalam RDTRK Kediri Tahun 2003-2013 dengan peta eksisting tahun 2009 sehingga dapat diketahui konsistensi penggunaan lahan yang terjadi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penyimpangan atau ketidaksesuaian penggunaan lahan dengan persentase 77% dari luas keseluruhan Kota Kediri. Tingkat penyimpangan yang tinggi ini menunjukkan bahwa belum terdapat kesesuaian atau konsistensi (tingkat kesesuaian) penggunaan lahan kawasan perkotaan di Kota Kediri apabila didasarkan pada RDTRK tahun 2003-2013 dan eksisting tahun 2009.

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disarankan (a) diberlakukan sanksi/denda bagi penggunaan yang tidak sesuai dengan rencana  yang telah disusun, (b) penegakan sistem hukum dengan tegas dan konsisten serta pengawasan terhadap penyelenggaraan RDTRK Kediri (perombakan sistem menjadi lebih ketat oleh pemerintah), (c) meningkatkan sosialisasi mengenai rencana tata ruang (penyuluhan/publikasi) dan IMB (penertiban jalur IMB sesuai prosedur) kepada masyarakat disertai AMDAL akibat ketidaksesuaian penggunaan lahan, (d) konsistensi terhadap pelaksanaan RTRW/RDTRK didasari kesadaran dari pemerintah, masyarakat dan pihak swasta.