SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Karakteristik, Kerusakan Fisik dan Non Fisik Serta Pendapatan Pelaku mobilitas Ulang Alik Pasca Letusan Gunung Bromo Tahun 2010 Di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo

aris efendi

Abstrak


ABSTRAK

 

Effendi, Aris. 2012. Karakteristik, Kerusakan Fisik dan Non Fisik Serta Pendapatan Pelaku Mobilitas Ulang Alik Pasca Letusan Gunung Bromo Tahun 2010 di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si, (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si.

 

Kata Kunci: Mobilitas Ulangalik, kerusakan lahan, produktivitas lahan, pendapatan

Mobilitas Ulang alik  adalah kegiatan  yang dilakukan seseorang secara ulang alik  dalam satu hari, yaitu pergi pada pagi hari dan kembali sore hari atau dihari yang sama, dilakukan  secara  terus menerus  setiap  harinya. Kegiatan  ini  dilakukan  oleh  50  orang masyarakat  Desa  Ngadisari,  hal  ini  dilakukan    sebagai  upaya mengganti  pemasukan yang  berkurang  dari  sektor  pertanian  dan  sektor  pariwisata  akibat  letusan  Gunung Bromo tahun 2010.

Penelitian  ini  dilakukan  dengan  tujuan  mendeskripsikan  beberapa  hal  yang berkaitan dengan (1) karakteristik pelaku ulang alik setelah  letusan Gunung Bromo (2) kerusakan    fisik dan  non  fisik  yang dialami  pelaku ulang  alik  setelah  letusan Gunung Bromo dan (3) pendapatan pelaku ulang alik setelah letusan Gunung Bromo. Penelitian  ini  menggunakan  rancangan  penelitian  deskriptif  kuantitatif.    Data penelitian berupa data dalam bentuk angka yang diperoleh dari masyarakat pelaku ulang alik. Pengumpulan  data  dilakukan  dengan menggunakan  teknik  observasi  dan  angket. Kegiatan  penyajian  data  dimulai  dari  tahap  identifikasi,  klasifikasi  dan menganalisis data menggunakan tabulasi tunggal dan silang.

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. (1)  Karakteristik pelaku mobilitas Ulangalik  umumnya adalah ber jenis kelamin laki-laki, usia adalah 34-40 tahun , dan tingkat  pendidikan adalah SMP , (2) Kerusakan yang dialami pelaku mobilitas ulang alik yaitu kerusakan fisik berupa kerusakan lahan sebesar 72%, penurunan produktivitas lahan sebesar 82%, penurunan kunjungan wisatawan sebesar 60%, kerusakan non fisik berupa penurunan jam kerja pertanian dan pariwisata sebesar 68% , (3) Penurunan pendapatan pelaku mobilitas ulang alik  sebesar 75%.

Berdasarkan  hasil  penelitian  dapat  disarankan,  (1)  Pelaku  Ulang  alik    Sebagai penduduk usia produktif  harus memiliki pendidikan yang tinggi dan keterampilan yang memadai  sehingga  bisa  bekerja  tidak  hanya  pada  sedikit  bidang  pekerjaan  (2)  pelaku ulang  alik  harus    meningkatkan  keterampilan  yang  dapat  menunjang  mereka  dalam upaya pemenuhan kebutuhannya sendiri dan keluarganya. sehingga mereka  tetap dapat memperoleh pendapatan walau lahan pertanian tidak bisa di garap dan  pendapatan dari sektor  pariwisata  tidak mereka  dapatkan  karena  bencana  letusan Gunung  Bromo.  (3) Pemerintah  Desa    mengadakan  kursus-kursus  keterampilan  produktif  yang  dapat memberikan  modal  keterampilan  dan  menciptakan  industri    rumah  tangga  dan  atau usaha  di  bidang  non  pertanian  yang  dapat  menyerap  tenaga  kerja  dan  memberikan pendapatan bagi masyarakat.