SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Pendapatan Tenaga Kerja Pasca Penutupan Industri Kerajinan Emas dan Perak Di Desa Pulo Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang

siti Masruro

Abstrak


Krisis ekonomi yang melanda Indonesia menyebabkan kinerja perekonomian Indonesia menurun tajam dan berubah menjadi krisis yang berkepanjangan diberbagai bidang. Krisis ekonomi berimbas pula pada industri kerajinan emas dan perak yang berada di Desa Pulo Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Meningkatnya kebutuhan ekonomi, baik kebutuhan hidup sehari-hari dan kebutuhan lainnya menuntut para penduduk yang tidak lagi bekerja di sektor kerajinan emas dan perak, tetapi bekerja disektor lain untuk meningkatkan pendapatan demi memenuhi kebutuhan hidup dan kesejahteraan keluarga.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktiviatas tenaga kerja, pendapatan, sumbangan pendapatan terhadap keluarga dan perbedaan pendapatan tenaga kerja sebelum dan sesudah penutupan industri kerajinan emas dan perak di desa Pulo Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang pasca  penutupan industri kerajinan emas dan perak. Penelitian ini  bersifat deskriptif dimana pemecahan masalah yang diteliti dengan cara memberi gambaran objek penelitian berdasarkan fakta yang tampak. Peneliti berusaha mendeskripsikan tentang tenaga kerja yang dulunya bekerja di industri kerajinan emas dan perak. Penelitian ini tergolong penelitian sensus/populasi karena populasi yang diambil adalah seluruh mantan tenaga kerja industrikerajianan emas dan perak di desa Pulo Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Variabel penelitian terdiri dari Aktivitas tenaga kerja, Pendapatan tenaga kerja dan Sumbangan pendapatan terhadap keluarga dan perbedaan pendapatan sebelum dan sesudah penutupan industri kerajinan emas dan perak. Populasi dalam penelitian ini yaitu penduduk Desa Pulo yang dulunya bekerja di Industri kerjinan emas dan perak yang  berjumlah 54. Data primer dikumpulkan dengan observasi dan kuisioner,  dan data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan tabulasi tunggal dengan analisis deskriptif berbentuk persentase, kemudian untuk menguji perbedaan pendapatan tenaga kerja sebelum dan sesudah penutupan industri kerajinan emas dan perak digunakan analisis uji beda (t-test).

   Hasil penelitian menunjukkan bahwa penutupan industri kerajinan emas dan perak berdampak pada perubahan pendapatan dan jenis pekerjaan mantan tenaga industri kerajinan emas dan perak. Pekerjaan yang saat ini banyak ditekuni oleh mantan tenaga kerja industri kerajinan emas dan perak adalah pekerjaan di sektor informal seperti pedagang, petani dan buruh. Jam kerja tenaga kerja berkurang ini di karenakan pekerjaan yang mereka tekuni saat ini lebih santai dan juga tidak memakan banyak waktu. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji beda (t-test) diperoleh bahwa rata-rata pendapatan sebelum penutupan dan rata-rata pendapatan setelah penutupan adalah tidak berbeda secara signifikan. Ini dikarenakan pada saat bekerja di industri kerajinan emas dan perak rata-rata pendapatan mereka sama sedangkan pada saat penutupan industri kerajinan emas dan perak pendapatan yang diperoleh tenaga kerja ada yang mengalami peningkatan dan ada juga yang mengalami penurunan.

Berdasarkan hasil penelitian banyak mantan tenaga kerja industri kerajinan emas dan perak tidak ingin bekerja kembali di industri kerajinan emas dan perak, ini dikarenakan faktor usia dan juga sepinya permintaan akan kerajinan emas dan perak.