SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Boyolangu Kabupaten Tulungagung pada Materi Sumberdaya Alam

Eviana Rahmawatie

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmawatie, Eviana. 2012. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Boyolangu Kabupaten Tulungagung pada Materi Sumberdaya Alam. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si., (2) Drs. Hadi Soekamto, S.H., M.Pd., M.Si.

 

Kata Kunci: model pembelajaran problem based learning, hasil belajar.

 

Proses pembelajaran yang dialami oleh siswa di sekolah diarahkan sedemikian rupa agar siswa mempunyai kemampuan baik berupa pengetahuan maupun kecakapan hidup yang nantinya akan berguna bagi siswa untuk menghadapi permasalahan dalam dunia nyata. Oleh karena itu penerapan pembelajaran dengan menggunakan masalah sebagai konteks pembelajaran diperlukan guna melatih siswa berpikir kritis dan mencari solusi bagi suatu permasalahan. Kondisi seperti ini belum nampak pada kegiatan pembelajaran mata pelajaran geografi di SMA Negeri 1 Boyolangu, keaktifan siswa masih rendah dan berdampak pada hasil belajar yang masih belum optimal. Salah satu model pembelajaran yang menggunakan masalah sebagai konteks pembelajaran adalah Problem Based Learning. Model pembelajaran ini dikembangkan berdasarkan teori psikologi modern yang menyatakan bahwa belajar adalah suatu proses konstruksi bukan proses menerima dan belajar dipengaruhi oleh faktor interaksi sosial dan sifat kontekstual dari pelajaran. Pemilihan model ini didasarkan atas kesesuaian model Problem Based Learning dengan karaktersitik materi pemanfaatan sumberdaya alam. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar geografi.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu (quasy experimen design) dengan dua kelompok subjek penelitian yang sama (homogen). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Boyolangu Tahun Ajaran 2011/2012, yaitu kelas IPS1 dan IPS2. Dari dua kelas tersebut pada masing-masing kelas dipilih siswa yang mempunyai rata-rata hasil belajar yang relatif hampir sama pada materi sebelumnya. Berdasarkan pemilihan secara acak tersebut, kelas IPS2 sebagai kelas eksperimen dan kelas IPS1 sebagai kelas kontrol. Kelompok eksperimen menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran yang biasa digunakan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen pengukuran yang berupa tes hasil belajar. Analisis data penelitian dilakukan dengan analisis statistik kuantitatif berupa uji t dengan taraf signifikansi α = 0,05. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS 16 for Window.

Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol, dengan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 83,46 sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 73,61. Berdasarkan uji t terhadap data gain score diperoleh nilai signifikansi 0,000, sehingga hasil belajar kedua kelas terbukti berbeda. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Sehingga, dapat disimpulkan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.