SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X-1 SMA Negeri 1 Purwosari pada Kompetensi Dasar Menganalisis Hidrosfer Semester Genap 2011/2012

Bismar Yogaswara

Abstrak


ABSTRAK

 

Yogaswara, Bismar. 2012. Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk  Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa  Kelas X-1 SMA Negeri 1 Purwosari  pada Kompetensi Dasar Menganalisis Hidrosfer Semester Genap 2011/2012. Skripsi, Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M. Si, (2) Drs. Mustofa

 

Kata Kunci: two stay two stray, hasil belajar

 

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada tanggal 9 Pebruari 2012 di Kelas X-1 SMA Negeri 1 Purwosari diketahui bahwa kegiatan pembelajaran menggunakan metode konvensional (ceramah). Pembelajaran didominasi oleh guru mata pelajaran, sehingga siswa hanya duduk untuk mendengarkan, mencatat penjelasan guru sedangkan untuk kegiatan tindak lanjut, siswa harus mengerjakan LKS. Interaksi antara siswa dengan siswa dan siswa dengan guru dalam pembelajaran juga belum optimal. Siswa jarang  menjawab pertanyaan dari guru bahkan cenderung diam dan bergurau atau berbicara dengan temannya. Hal tersebut menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Hal itu terlihat dari hasil belajar kelas dengan rata-rata sebesar 64,47 dan hanya 33% siswa yang mampu tuntas memenuhi SKM di sekolah yaitu 75.

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar geografi siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Purwosari.

Penelitian dirancang dengan menerapkan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian dilakukan dalam dua siklus pada April-Mei 2012. Model yang digunakan adalah model pembelajaran kooperatif two stay two stray yang dilaksanakan pada kompetensi dasar menganalisis hidrosfer dan pengaruhnya terhadap kehidupan di muka bumi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas X-1 yang berjumlah 36 siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa dari pra tindakan ke siklus I dan siklus I ke siklus II. Rata-rata hasil belajar siswa pada pra tindakan sebesar 64,47 pada siklus I meningkat menjadi 75,14 dan pada siklus II meningkat menjadi 77,78. Ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan, pada proses pembelajaran pra tindakan sebesar 33%, siklus I sebesar 64%, dan pada siklus II menjadi 86%.

Berdasarkan hasil tersebut, disarankan: (1) bagi guru geografi dapat menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk meningkatkan hasil belajar geografi dengan lebih memperhatikan pengaturan waktu pada setiap tahap dalam penerapannya, (2) bagi peneliti selanjutnya model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dapat digunakan pada materi yang lainnya selain materi hidrosfer, dengan memperbaiki kekurangan dan kelemahan dari penelitian ini yaitu pengaturan waktu karena model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) termasuk model pembelajaran yang memiliki beberapa tahap yang saling terkait.