SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD) dalam Upaya Meningkatkan Aktivitas Belajar IPS-Geografi Siswa Kelas VII-A SMPN 2 Bangorejo Kabupaten Banyuwangi

Pio Prayogi

Abstrak


ABSTRAK

 

Prayogi, Pio. 2012. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD) dalam Upaya Meningkatkan Aktivitas Belajar IPS-Geografi Siswa Kelas VII-A SMPN 2 Bangorejo Kabupaten Banyuwangi. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si, (II) Drs. H. Hendri Purwito, M.Si.

  

Kata kunci: Model pembelajaran kooperatif STAD, aktivitas belajar.

  

Hasil observasi awal yang dilakukan pada bulan November 2011 di kelas VII-A  SMPN 2 Bangorejo Kabupaten Banyuwangi diketahui bahwa 17 (47%) siswa kurang terlibat secara aktif dalam pembelajaran IPS-Geografi di dalam kelas. Hal tersebut diukur berdasarkan hasil pengamatan menggunakan lembar observasi yang berpedoman pada indikator  keaktifan belajar siswa. Hasil wawancara ditemukan  penyebab kurang aktifnya siswa dalam kegiatan pembelajaran, diantaranya: pada saat kegiatan diskusi kelas siswa merasa tanggung jawab hanya berlaku pada kelompok bukan dari individu serta dalam pembentukan kelompok belajar guru tidak memperhatikan karakteristik siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu diterapkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, yaitu dengan penerapan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VII-A SMPN 2 Bangorejo Kabupaten Banyuwangi.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII-A SMPN 2 Bangorejo yang berjumlah 36 siswa, terdiri 13 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah keaktifan belajar siswa serta data pendukung berupa catatan lapangan dan hasil wawancara. Keaktifan belajar siswa diukur berdasarkan peningkatan persentase keaktifan belajar siswa setiap siklus yang kemudian hasilnya dibandingkan antara siklus I dan siklus II. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi keaktifan belajar siswa, catatan lapangan, wawancara, dan dokumentasi.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar IPS-Geografi siswa kelas VII-A SMPN 2 Bangorejo Kabupaten Banyuwangi. Peningkatan keaktifan belajar siswa ditunjukkan dengan peningkatan persentase keaktifan belajar siswa dari 63,89% pada siklus I menjadi 75% pada siklus II terjadi peningkatan sebesar 11,11% dari siklus I ke siklus II. Saran dalam penelitian ini antara lain: 1) perlu adanya pengelolaan waktu yang lebih baik terutama pada saat kegiatan diskusi kelas berlangsung, 2) pada kegiatan presentasi disarankan memerintahkan siswa untuk memfotocopy hasil diskusi kelompoknya supaya siswa yang menjadi audiens lebih memahami hasil diskusi kelompok yang dijelaskan oleh kelompok penyaji, 3) Sebaiknya setiap siswa dianjurkan mempelajari artikel atau literature lain sesuai dengan materi yang dibahas sebelum penerapan model pembelajaran kooperatif STAD serta diwajibkan untuk membawanya pada saat kegiatan pembelajaran diterapkan.