SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Karakteristik Keluarga Yang mempunyai Anak Tidak Melanjutkan Sekolah Ke Tingkat SMA Di Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar

Galuh Perdana Rahmanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmanto. Galuh Perdana. 2012. Karakteristik Keluarga Yang mempunyai Anak Tidak Melanjutkan Sekolah Ke Tingkat SMA Di Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar. Skripsi. Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang Pembimbing: (I) Dr. Budijanto, M.sos. (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si

 

Kata kunci: Karakter social ekonomi keluarga, anak tidak melanjutkan sekolah ke tingkat SMA

 

Fenomena anak tidak melanjutkan sekolah setelah lulus SMP cukup banyak di daerah pinggiran, seperti di Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar. Anak usia sekolah yang seharusnya belajar untuk menuntut ilmu di sekolah malah tidak sekolah atau bekerja seadanya, untuk itu pula diungkap kondisi sebenarnya tentang keluarga yang mempunyai anak tidak melanjutkan sekolah ke tingkat SMA.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi pendidikan, pendapatan, aksesbilitas sekolah dengan rumah, persepsi orang tua dalam pendidikan terhadap anak tidak melanjutkan sekolah ke tingkat SMA di Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survey. Populasi pada penelitian ini adalah kepala keluarga yang mempunyai anak tidak melanjutkan sekolah ke tingkat SMA di Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar yang berjumlah 204 kepala keluarga. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling. Sampel responden diambil sebanyak 100 responden di seluruh Kecamatan Panggungrejo. Data dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, dokumentasi, kuisiner dan wawancara dengan menngunakan analisis data tabulasi tunggal.

Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi orang tua yang memiliki anak tidak melanjutkan sekolah ke tingkat SMA antara lain; (1) pendidikan orang tua mayoritas hanya lulusan SD, (2) orang tua memiliki pekerjaan pokok mayoritas sebagai petani dan sampingannya sebagai peternak dengan pendapatan di bawah Upah Minimum Regional (UMR) Kabupaten Blitar sebasar Rp 820.000, (3) aksesbilitas berupa jarak tempuh kesekolah cukup jauh dan cara tempuh yang efektif menggunakan sepeda motor, (4) persepsi orang tua terhadap anak tidak melanjutkan ke tingkat SMA adalah setuju.

Saran yang dapat diberikan berupa (1) pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pendataan mengenai anak yang tidak melanjutkan ke Tingkat SMA setiap daerah secara merata. Data ini, kemudian dijadikan landasan dalam merumuskan suatu kebijakan yang menjadi pedoman untuk meningkatkan pendidikan di daerah pelosok. (2) Pemerintah daerah perlu terus mengadakan sosialisasi dalam meningkatkan kesadaran masayarakat mengenai pentingnya bersekolah hingga ke pelosok pegunungan serta daerah yang terpencil secara berkelanjutan