SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KORBAN LUMPUR PANAS SIDOARJO PADA RELOKASI PERUMAHAN KAHURIPAN NIRWANA VILLAGE

SILVIA SUSANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Susanti, Silvia. 2012. Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Korban Lumpur Panas Sidoarjo Pada Relokasi Perumahan Kahuripan Nirwana Village. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Achmad Fatchan, M.Pd, M.P. (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si.

 

Kata Kunci: tingkat kesejahteraan, korban lumpur panas Sidoarjo, relokasi perumahan

 

Banjir lumpur panas Sidoarjo merupakan peristiwa keluarnya lumpur panas di lokasi pengeboran PT. Lapindo Brantas di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo sejak tanggal 29 Mei 2006. Semburan lumpur panas tersebut menyebabkan tergenangnya kawasan permukiman, persawahan, dan perindustrian di tiga kecamatan di sekitarnya. Beberapa korban semburan lumpur panas tersebut sudah mendapatkan ganti rugi, namun tidak sedikit warga yang belum mendapatkan ganti rugi karena masih terkendala oleh akte tanah dan bukti kepemilikan tanah yang tidak diakui oleh pihak lapindo Brantas Inc. Salah satu solusi yang telah dilakukan untuk penanganan masalah tersebut adalah dengan memfasilitasi perumahan baru bagi warga semburan lumpur panas Sidoarjo agar dapat memulai kehidupan mereka.

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kondisi sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat korban lumpur panas Sidoarjo pada relokasi perumahan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksposfakto dengan populasi masyarakat perumahan Kahuripan Nirwana Village yang menjadi korban lumpur panas Sidoarjo. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan observasi, pedoman kuisioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah tabulasi tunggal.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi sosial masyarakat korban semburan lumpur panas tidak banyak mengalami perubahan. Ditinjau dari kondisi ekonomi, masyarakat tersebut mengalami perubahan yang signifikan, karena setelah relokasi perumahan beberapa dari mereka mempunyai pekerjaan sampingan yang dapat menambah jumlah pendapatan mereka. Tingkat kesejahteraan masyarakat sebagian besar responden mengalami peningkatan, karena mereka mempunyai pendapatan tambahan dari hasil pekerjaan sampingan, sisa pembayaran ganti rugi sebagai korban semburan lumpur panas juga akan mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat.