SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN MASYARAKAT TERHADAP UPAYA PENGURANGAN DAMPAK BANJIR DI DESA KADUNGREJO KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

BAITI NUR SAIDA

Abstrak


ABSTRAK

 

Saida, Baiti Nur. 2012. Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat Terhadap     Upaya Pengurangan Dampak Banjir Di Desa Kadungrejo Kecamatan     Baureno Kabupaten Bojonegoro. Skripsi, Jurusan Geografi Fakultas Ilmu     Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Dra.Yuswanti Ariani    W., M.Si, (2) Satti Wagistina, S.P., M.Si

 

Kata Kunci : pengetahuan, sikap, tindakan, pengurangan dampak Banjir.

 

Menurut UU RI No.24 Tahun 2007 kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Kesiapsiagaan menghadapi banjir akan menunjukkan adanya sikap dan pengetahuan dalam menghadapi bencana dan ini semakin menjadi bagian penting khususnya di daerah yang seringkali dilanda bencana banjir seperti di Desa Kadungrejo kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. Hasil pengamatan dan informasi dari kepala desa bahwa banyak keluarga yang tidak siap menghadapi bencana banjir, kondisi rumah tangga di atas mencerminkan kemampuan yang rendah atau tidak mempunyai kemampuan untuk menanggapi bencana (tidak memiliki kesiap siagaan bencana).

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan : (1) pengetahuan masyarakat terhadap upaya pengurangan dampak banjir, (2) sikap masyarakat terhadap upaya pengurangan dampak banjir (3) tindakan masyarakat terhadap upaya pengurangan dampak banjir. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif eksposfakto. Populasi dalam penelitian ini adalah Masyarakat Kadungrejo yang terkena banjir sebanyak 1090 KK dengan sampel 96 KK. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah tabulasi tunggal.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Pengetahuan masyarakat terhadap upaya pengurangan dampak banjir tinggi. Dapat dilihat bahwa hampir 92 % responden yaitu 88 orang tahu tentang upaya pengurangan dampak banjir, (2) Sikap mayarakat terhadap upaya pengurangan dampak banjir juga tinggi. Dilihat dari hasil penelitian bahwa hampir 84 orang atau 87,5 % responden menjawab setuju. (3) Tindakan mayarakat terhadap upaya pengurangan dampak banjir yaitu pembenahan atap rumah, membuat perahu sederhana / membuat “gethekan” (perahu) dari bambu sederhana, mempertinggi tanggul sungai (tangkis), persiapan obat – obatan, memindahkan barang ke tempat yang lebih tinggi, membuat gubuk untuk tempat berlindung, membuat saluran air / membuat sumur resapan / membuat gorong – gorong dan melestarikan lingkungan.