SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Karakteristik Pekerja Wanita Tunasusila (WTS) Di Lokalisasi Turian Desa Karetan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi

Khoiriyawati .

Abstrak


ABSTRAK

 

Khoiriyawati. 2012. Karakteristik Pekerja Wanita Tunasusila (WTS) Di Lokalisasi Turian Desa  Karetan  Kecamatan  Purwoharjo  Kabupaten Banyuwangi.  Skripsi,  Jurusan  Geografi  FIS  Universitas  Negeri Malang. Pembimbing  (I) Dr. Budijanto M.S.  (II) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si.

 

Kata  kunci:  Karakteristik  pekerja  wanita  tunasusila,  faktor  pendorong, pemanfaatan pendapatan, dampak positif dan negatif.

 

Di Desa Karetan Kecamatan Purwoharjo terdapat Lokalisasi Turian. Lokalisasi Turian menjadi tempat  penting  untuk  bekerja    baik wanita  tunasusila maupun  masyarakat  sekitar  lokalisasi  tersebut.  Adanya  Lokalisasi  Turian memberikan dampak bagi wanita  tunasusila dan masyarakat Desa Karetan  yaitu lapangan  pekerjaan  baru,  penyebaran  PMS,  kejahatan  (minuman  keras),  dll. Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mendeskripsikan  karakteristik  pekerja wanita tunasusila di Lokalisasi Turian Desa Karetan Kecamatan Purwoharjo.

Penelitian  ini  merupakan  penelitian  deskriptif  kuantitatif  dengan menggunakan metode  survei.  Populasi  dalam  penelitian  ini  sejumlah  40 wanita tunasusila yang bekerja di Lokalisasi Turian yang semuanya dijadikan responden.

Teknik  pengambilan  data  dengan    cara  membina hubungan  baik,  observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa;  (1)  karakteristik  pekerja  wanita tunasusila  di Lokalisasi Turian Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi memiliki umur 31-35 tahun, status janda, beban tanggungan 1-2 orang, pekerjaan didaerah  asal  sebagai  buruh  tani  dengan  pendapatan  rendah,  pendapatan  di Lokalisasi  Turian  yang  tinggi,  tingkat  pendidikan WTS  SD,  agama  Islam  dan tidak  melakukan  ibadah;  (2)  faktor  pendorong  wanita  bekerja  sebagai  wanita tunasusila    karena    tekanan  ekonomi;  (3)  pemanfaatan  pendapatan  wanita tunasusila  digunakan  untuk  biaya  hidup  di Lokalisasi Turian,  kebutuhan  primer keluarga, dan pendidikan anak,  (4)  lokalisasi Turian memberikan dampak positif yaitu  pendidikan  anak  dan  investasi,  dampak  negatif  yaitu  wanita  tunasusila terkena penyakit servicitis, gonore, dan kondiloma.