SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Numbered Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa dalam Matapelajaran IPS Geografi pada Materi Atmosfer dan Hidrosfer Kelas VII-F SMP Negeri 13 Malang

Nur Junita Fitria Ningrum

Abstrak


ABSTRAK

 

Ningrum, Nur Junita Fitria. 2012. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Numbered Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa dalam Matapelajaran IPS Geografi pada Materi Atmosfer dan HidrosferKelas VII-F SMP Negeri 13 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si, (II) Satti Wagistina S.P., M.Si.

 

Kata Kunci: pembelajaran kooperatif model NHT, keaktifan belajar siswa, SMP Negeri 13 Malang

 

Berdasarkan hasil Observasi awal pada tanggal 21 Oktober 2011 di kelas VII-F SMP Negeri 13 Malang diketahui bahwa sejauh ini pembelajaran IPS Geografi di kelas tersebut masih didominasi dengan penggunaan metode ceramah yang dilanjutkan dengan pemberian tugas mengerjakan LKS, kegiatan pembelajaran masih terfokus di dalam kelas, siswa cenderung pasif dalam mengikuti proses pembelajaran, dan hanya mengandalkan keterangan serta penjelasan dari guru. Data dokumentasi guru menyebutkan bahwa dari 42 siswa, yang tergolong aktif dalam pembelajaran hanya 21,43% dan selebihnya cenderung pasif. Sedangkan dari hasil observasi secara langsung, didapatkan data pencapaian keaktifan belajar siswayang meliputi kegiatan: (a) bertanya 16,7%; (b) menjawab pertanyaan 21,4%; (c) berani mengungkapkan pendapat 11,9%; dan (d) bekerja secara kelompok 38,1%.

Penelitian ini dirancang dengan menggunakan penelitian tindakan kelas dengan beberapa siklus. Setiap siklus terdiri 4 tahap kegiatan, yang meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan melalui observasi dengan berpedoman pada lembar observasi keaktifan belajar siswa dan keterlaksanaan kegiatan guru. Penelitian dilakukan di kelas VII-F SMP Negeri 13 Malang dengan jumlah siswa sebanyak 42 orang, pada materi Atmosfer dan Hidrosfer serta Dampaknya bagi Kehidupan.

Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa setelah diterapkan model pembelajaran NHT pada siklus pertama keaktifan belajar siswa masih cukup rendah, yang ditandai dengan pencapaian keaktifan klasikal sebesar 38,1%.  Pada siklus II, guru melakukan beberapa perbaikan pada pelaksanaan proses pembelajaran serta memotivasi siswa supaya lebih aktif, sehingga keaktifan belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan menjadi 88,1%.

Selain adanya upaya perbaikan proses pembelajaran yang diupayakan oleh guru, adanya peningkatan keaktifan belajar siswa pada siklus II tersebut juga dikarenakan adanya usaha dari para siswa untuk mempelajari materi sebelum dilaksanakannya proses pembelajaran. Dengan demikian, siswa menjadi lebih siap dan dapat memberikan respon selama mengikuti kegiatan pembelajaran, baik melalui kegiatan bertanya, menjawab pertanyaan, mengungkapkan pendapat, maupun bekerja secara kelompok.