SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Untuk Evaluasi Tingkat Kerawanan Demam Berdarah di Kecamatan Klojen Kota Malang

ROSALIA AFIN ANNISAKH

Abstrak


ABSTRAK

 

Annisakh, Rosalia Afin. 2012. Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) Untuk Evaluasi Tingkat Kerawanan Demam Berdarah di Kecamatan Klojen, Kota Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Dr. Agus Suryantoro, M.Si, (II) Purwanto, S.Pd, M.Si,

 

Kata Kunci: demam berdarah, evaluasi, sistem informasi geografis, tingkat kerawanan

 

Demam berdarah Dengue (DBD) merupakan satu dari beberapa penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan di dunia terutama negara berkembang.Beberapa jenis KejadianLuarBiasa (KLB) mengalami penurunan seperti, diare, campak dan malaria, tetapi beberapa jenis KLB penyakit lainnya justru semakin meningkat seperti demam berdarah.Diperlukan suatu basis data spasial untuk mengetahui tingkat kerawanan DBD.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat kerawanan penyakit demam berdarah di Kecamatan Klojen Kota Malang. Mengkaji karakteristik wilayah yang terjangkit DBD. Serta untuk mengkaji kesesuaian jumlah penderita dengan tingkat kerawanannya.

Metode yang digunakan adalah metode survei dengan analisis tumpang susun berjenjangyang menghasilkan tingkat kerawanan DBD tentatif/2010, serta melakukan cek lapangan untuk mencocokkan hasil pemetaaan sementara dengan kondisi penggunaaan lahan di lapangan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknikpurposive sampling. Pemilihan teknikpurposive sampling dilakukan pada beberapa titik pengamatan yang dianggap mewakili kondisi kerawanan dan lokasi penderita di lapangan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kerawanan DBD pada Kecamatan Klojen dapat diklasifikasikan dalam 4 kategori yaitu: Tingkat kerawanan tinggi seluas 537.7 Ha atau 60,93 %, yang meliputi semua wilayah Kecamatan Klojen kecuali kelurahan Oro-Oro dowo yaitu 128.8 Ha, Penanggungan 27.4 Ha, Kasin 24.2 Ha, Bareng 44.2 Ha, dan Kidul Dalem 20.2 Ha. Tingkat kerawanan sangat tinggi meliputiseluas 171.7 Ha atau 19.46 % yang meliputi wilayah Kelurahan Kidul Dalem yaitu 5.3 Ha, Rampal Celaket 22.7 ha, Bareng 60.3 Ha, Sukoharjo 29.8 Ha, dan Samaan 53.5 Ha. Kategori sedang seluas 44.3 Ha atau 5.02%, dan Kategori rendah sebanyak 128.8 Ha atau14.59%.Karakteristik daerah yang memiliki tingkat kerawanan sangat tinggi dan tinggi ditunjukkan dengan kondisi lingkungan permukiman tidak teratur dengan sanitasi buruk, sedangkan karateristik tingkat kerawanan rendah ditunjukkan dengan kondisi lingkungan permukiman teratur dan sanitasi yang baik. Secara spasial antara tingkat kerawanan memiliki hubungan positif dengan jumlah penderita DBD pada tahun 2010 pada Kecamatan Klojen.