SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Proses dan Dampak Migran Kembali (Return Migrant) dari Luar Negeri di Kabupaten Ponorogo

Rulli Sollikah

Abstrak


ABSTRAK

 

Sollikah, Rulli. 2012. Proses  dan Dampak Migran Kembali  (Return Migrant)  dari Luar  Negeri  di Kabupaten  Ponorogo.  Skripsi,  Jurusan  Geografi  FIS Universitas  Negeri Malang.  Pembimbing:  (I)  Drs.  Djoko  Soelistijo, M.Si. (II) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si

 

Kata kunci:  Proses, Dampak, Migran Kembali

 

Sulitnya  mencari  pekerjaan  dan  rendahnya  pendapatan  mendorong  para wanita  di Kabupaten  Ponorogo melakukan mobilitas  ke  luar  negeri  untuk menjadi TKW. Setiap pelaku migrasi mempunyai  ciri-ciri,  situasi dan kondisi  tertentu  yang secara keseluruhan dapat memberi gambaran  tentang TKW di Kabupaten Ponorogo berdasarkan negara tempat mereka bekerja. 

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis faktor-faktor yang mendorong migran kembali melakukan migrasi ke luar negeri. 2) Menjelaskan gambaran umum negara  tujuan  sebagai  faktor  penarik  migrasi.  3)  Menganalis  dampak  migrant kembali  terhadap  kondisi  sosial  ekonomi  keluarga  mantan  TKW  Kabupaten Ponorogo berdasarkan negara tempat bekerja. 

Penelitian  ini berbentuk penelitian descriptive dengan menggunakan metode survey.  Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  TKW  di  Kabupaten  Ponorogo  yang pernah  bekerja  di  luar  negeri  dan  berjumlah  660  responden.  Sampel  yang  diambil sebanyak 207  responden dengan cara proporsional  random  sampling. Analisis data yang  digunakan  yaitu  analisis  tabulasi  tunggal  dan  prosentase  untuk  memperoleh gambaran  umum  dari  setiap  variabel,  serta  crosstab  tabulation  untuk menganalisis dampak remiten.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara umum faktor pendorong Tenaga Kerja Wanita (TKW) untuk melakukan migrasi adalah usia mereka yang masih dalam usia produktif, status perkawinan, tingkat pendidikan rendah (lulusan SMP/ setingkat SMP), tidak mempunyai pekerjaan, dan beban tanggungan keluarga yang sangat banyak.(2) Gambaran umum selama bekerja di luar negeri, TKW rata-rata akan bekerja sebagai karyawan operasional pabrik, perawat dan PRT. Selain itu mereka akan mendapatkan gaji berkisar antara 2 – 3 juta, dengan masa potong gaji antara 8 –14 bulan. Permasalahan yang sering di alami oleh para TKW mayoritas disebabkan karena masalah SARA dan pelanggaran jam kerja.(3) Rata-rata pengiriman uang setiap 1-2 bulan sekali dan pengalokasian utama remiten adalah untuk pemenuhan kebutuhan pokok (3) Pekerjaan TKW pasca bekerja di luar negeri adalah berprofesi sebagai pedagang dengan tingkat pendapatan lebih tinggi dibandingkan sebelum bekerja ke luar negeri dan sebagian memiliki usaha tersendiri.