SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi Untuk Mengkaji Potensi Agrowisata Di Kabupaten Malang

TAUFIQURRAHMAN TAHIR

Abstrak


ABSTRAK

 

Tahir, Taufiqurrahman. 2011. Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi Untuk Mengkaji Potensi Agrowisata Di Kabupaten Malang. Skripsi. Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Bagus Setiabudi Wiwoho, S.Si, M.Si (II) Purwanto, S.Pd, M.Si

 

Kata Kunci : SIG, Potensi Agrowisata

 

Kabupaten Malang memiliki banyak potensi pariwisata yang dapat dikembangkan. Dari sekian banyak pariwisata, potensi agrowisata di Kabupaten Malang belum dikembangkan. Dengan menggunakan Sistem Informasi Geografi dapat diketahui potensi agrowisata yang ada di Kabupaten Malang, sehingga selanjutnya dapat dilakukan berbagai pengembangannya. Pengembangan dilakukan supaya ada peningkatan jumlah wisatawan untuk kawasan agrowisata. Meningkatnya jumlah wisatawan juga diharapkan dapat menambah PAD Kabupaten Malang dan pendapatan penduduk di sekitar kawasan agrowisata.

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengkaji persebaran spasial agrowisata di Kabupaten Malang, 2) mengkaji objek agrowisata yang berpotensi untuk dikembangkan di Kabupaten Malang,3) mengkaji peranan SIG dalam mendukung pengembangan agrowisata di Kabupaten Malang.

Penelitian ini menggunakan metode survei dengan jenis pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah agrowisata yang ada di Kabupaten Malang yaitu Agrowisata Teh Wonosari, Agrowisata Jeruk Selorejo, Agrowisata Durian Pait dan Agrowisata Salak Swaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik matching dengan membandingkan antara variabel-variabel yang terdapat di setiap objek agrowisata di Kabupaten Malang.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Malang berpotensi untuk mengembangkan agrowisata. Masing-masing agrowisata tersebar di zona II yakni Agrowisata Durian Pait, zona IV Agrowisata Jeruk Selorejo dan Agrowisata Salak Swaru dan zona V yaitu Agrowisata Teh Wonosari. Masing zona ini memiliki perbedaan letak, keragaman aksesibilitas dan kondisi atau potensi lahan yang berbeda satu sama lainnnya. Hasil perhitungan variabel terhadap masing-masing agrowisata di Kabupaten Malang adalah 1) Agrowisata Teh Wonosari nilainya 75 sangat berpotensi untuk dikembangkan, 2) Agrowisata Jeruk Selorejo nilainya 65 berpotensi untuk dikembangkan, 3) Agrowisata durian Pait nilainya 55 cukup berpotensi untuk dikembangkan, 4) Agrowisata Salak Swaru nilainya 60 berpotensi untuk dikembangkan. Peranan SIG dalam penelitian untuk menginvetarisasi data spasial dan potensi agrowisata di Kabupaten Malang.

Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan beberapa saran untuk pengembangan potensi agrowisata di Kabupaten Malang. Diantaranya adalah adanya perbadaan spasial yang meliputi, letak,  kondisi dan jenis aksesibilitas . Perbedaan  ini sangat berpengaruh terhadap jumlah pengunjug. Pembangunan sarana prasarana dilakukan terhadap agrowisata salak swaru dan durian pait dan itu merupakan pengembangan tahapan awal, sedangkan untuk pengembangan agrowisata the wonosari dan jeruk selorejo penyuluhan kepada masyarakat setempat serta perbaikan jalan segera dilakukan agar pengembangannya berkelanjutan. Setelah semua itu maka dilakukan promosi agar apa yang diharapkan bisa terpenuhi yaitu menambah PAD dan pendapatan masyarakat.