SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Inventarisasi Hutan Konservasi SPTN II Taman Nasional Baluran dengan Menggunakan SIG

Ivan Hariwibowo

Abstrak


ABSTRAK

 

Hariwibowo, Ivan. 2011. Inventarisasi Hutan Konservasi SPTN II  Taman Nasional Baluran dengan Menggunakan SIG. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi FIS UM. Pembimbing (1) Dr. Agus Suryantoro, M. Si, (II) Bagus Setiabudi Wiwoho, S.Si., M.Si.

 

Kata Kunci: Inventarisasi, Taman Nasional, Hutan Payau, Hutan Mangrvove, SIG.

 

Inventarisasi hutan adalah kegiatan pengumpulan dan penyusunan data dan fakta mengenai sumberdaya hutan. Pendataan tersebut berguna untuk bahan perencanaan untuk mengelola sumberdaya hutan tersebut. SIG bertujuan untuk mempermudah dalam memasukkan data dan mengupdate data yang mempunyai rujukan spasial atau geografis.

Penelitian ini bertujuan untuk: 1)  Mengetahui luasan hutan konservasi di SPTN II Taman Nasional Baluran, 2) Mengetahui agihan jenis, kondisi, dan kuantitas flora yang ada di SPTN II Taman Nasional Baluran, 3)  Mengetahui agihan gangguan hutan di SPTN II Taman Nasional Baluran, dan 4) Menyusun basis data di SPTN II Taman Nasional Baluran.  Melihat luasan hutan di SPTN II Taman Nasional Baluran yang memiliki luasan ±12.500 ha. Peniliti membatasi penelitian hanya pada tipe vegetasi pada kawasan hutan mangrove dan hutan payau  di  SPTN II Taman Nasional Baluran.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan transek garis, dalam setiap jalur terdapat petak ukur yang disesuaikan dengan tingkatannya, yaitu: semai, pancang, tiang dan pohon. Adapun hasil akhir  penelitiannya berupa program sistem informasi yang didalamnya berisikan masukan data spasial dan nonspasial yang dapat di update sesuai dengan tahun data yang ada.

Hasil penelitian menunjukkan luasan pada hutan mangrove ± 177 hektar dan hutan payau ± 254 hektar. Luasan hutan mangrove di hutan payau di dapat dari perhitungan secara digital mapping yaitu dengan melakukan digitasi on screen dan menggunakan measure pada toolbar di ArcGIS. Hutan mangrove  di SPTN II Taman Nasional Baluran  ditemukan 9 jenis flora, meliputi: rhyzopora apiculata, ceriops decandra, ceriops tegal, lumnitzera racemosa, sonneratia alba, avicenia alba, avicenia officialis, rhyzopora stylosa, dan aegiceras cournicula-tum. Sedangkan, hutan payau terdapat 22 jenis flora, yaitu: barrengtonia racemosa, helicteres isora, stachytarpeta jamaicensis, anomianthus mauritius, shyzigium polyantum, protium javanicum, schleicera oleosa, tekik, streblus asper, shyzigium samarangense, corhypa utan, azadiracta indica, buchanania arbores-cens, schutenia ovate, calamus sp,tamarine indica, bunut,gunul, langsep,mangir, apak, dan kendayungan.

Penyusunan basis data menggunakan program Visual Basic 6.0 dengan menggunakan data spasial peta sebaran petak ukur sesuai dengan tingkatannya, yaitu: semai, pancang, tiang, dan pohon. Dalam setiap petak ukur dapat diisi dengan data jenis flora, jumlah flora, luasan bidang dasar suatu jenis flora, letak astronomis dan gambar flora.