SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KARAKTERISTIK DAN PERSEPSI NELAYAN TERHADAP KONDISI ALAM DAN PENGETAHUAN TEKNOLOGI PERALATAN TANGKAP IKAN DI DESA BRANTA PESISIR KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN PROPINSI JAWA TIMUR

Farhat .

Abstrak


ABSTRAK

Farhat. 2009. Karakteristik dan Persepsi Nelayan terhadap Kondisi Alam dan Pengetahuan Teknologi Peralatan Tangkap Ikan di Desa Branta Pesisir Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan provinsi Jawa Timur. Jurusan Geografi FMIPA Universitas Negeri Malang.

            Pembimbing: (I) Drs. Soetjipto TH, SH, (II) Drs.Marhadi Slamet K, M.Si

 

Kata kunci: karakteristik, nelayan, persepsi.

 

Nelayan identik dengan kemiskinan. Faktor penyebab terjadinya kemiskinan pada masyarakat nelayan, seperti kurangnya akses kepada sumber-sumber modal, akses terhadap teknologi, akses terhadap pasar maupun rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam, pertumbuhan jumlah penduduk yang tinggi, dan rendahnya tingkat pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik nelayan menurut pendidikan, beban tanggungan, pendapatan, hubungan sosial, aktifitas rumah tangga, sarana tangkapan ikan, tempat pemasaran hasil tangkapan ikan, dan pengetahuan nelayan tentang kondisi alam serta pengetahuan tentang teknologi peralatan alat tangkap ikan..

Penelitian ini dilakukan di desa Branta Pesisir Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan, tanggal 28 Mei sampai dengan 30 Juni 2009. Metode yang digunakan dalam membahas karakteristik nelayan dan persepsi terhadap kondisi alam dan pengetahuan teknologi peralatan tangkap ikan di Desa Branta Pesisir adalah survei. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden dari 904 populasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Data yang telah terkumpul ditabulasikan untuk mencari besarnya frekuensi jawaban yang akan dituangkan dalam bentuk tabel dan dianalisis secara persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) karakteristik sosial ekonomi pekerjaan sebagai nelayan mayoritas menempuh jenjang pendidikan tamatan SMP. Sebagian besar responden memiliki tanggungan keluarga sebanyak 4 orang. Sebagian besar responden memiliki pendapatan rata-rata Rp. 2.188.000,-. Nelayan Desa Branta Pesisir senantiasa ikut dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, keagamaan, serta perkumpulan yang ada di masyarakat. Aktifitas rumah tangga yang lebih berperan adalah istri nelayan sedangkan nelayan hanya bertugas melaut saja. Nelayan Desa Branta Pesisir sudah banyak menggunakan kapal motor untuk melaut dan alat tangkapnya mayoritas menggunakan purse-seine. Tempat pemasaran hasil tangkapan ikan dijual di agen. (2). Persepsi nelayan terhadap kondisi alam sudah bersahabat dengan kehidupannya sehingga nelayan mengetahui tanda-tanda alam yang tepat untuk melaut, sehingga nelayan dapat diketegorikan sangat paham akan kondisi alam seperti pengetahuan tentang laut, ombak, angin dan cara-cara untuk mengurangi resiko ditengah laut. (3) persepsi tentang pengetahuan terhadap teknologi peralatan tangkap ikan mereka peroleh pengalaman dari orang tua sehingga nelayan sudah sangat paham cara mengoperasikan alat tangkap.