SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG TERHADAP FUNGSI HUTAN

DITO WIRA DISSASTRA

Abstrak


ABSTRAK

 

Dissastra, Dito Wira. 2011. Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Kecamatan Pujon Kabupaten Malang terhadap Fungsi Hutan. Skripsi, Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Achmad Amirudin, M.Pd., (II) Drs. Timotius Suwarna, M.Pd.

 

Kata Kunci: pengetahuan, sikap, fungsi hutan.

 

Hutan memiliki tiga fungsi utama yaitu: lindung, konservasi, dan produksi. Adanya kerusakan fungsi hutan dapat menyebabkan terjadinya bencana banjir bandang seperti di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang tahun 2010. Kawasan hutan lindung dimanfaatkan masyarakat setempat menjadi lahan produksi, luas area hutan tahun 1990 sebesar 9.750 ha berkurang 2.750 ha menjadi 7.000 ha pada tahun 2005, dan masih maraknya pencurian pohon dalam lima tahun terakhir hingga tahun 2010. Untuk mengantisipasi hal tersebut diperlukan upaya konservasi oleh Perhutani dengan masyarakat setempat dalam menjaga kelestarian fungsi hutan. Pentingnya upaya ini didasarkan atas kenyataaan bahwa secara psikologis, pengetahuan dan sikap seseorang cenderung berpengaruh terhadap perilakunya.

Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis statistik deskriptif meliputi ukuran penyebaran, pemusatan, dan penyimpangan baku yang bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap fungsi hutan. Metode pengambilan sampel di daerah penelitian menggunakan proporsional random sampling sejumlah 60 responden dari 2.684 kepala keluarga di Desa Sukomulyo dan Bendosari dari 10 desa yang ada di Kecamatan Pujon. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap fungsi hutan. Pengambilan data pengetahuan masyarakat mengenai fungsi hutan diukur dengan tes dalam bentuk soal pilihan ganda, sedangkan sikap masyarakat terhadap fungsi hutan menggunakan Skala Likert dengan 4 alternatif jawaban yaitu Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Kurang Setuju (KS), dan Tidak Setuju (TS).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan rata-rata masyarakat Kecamatan Pujon Kabupaten Malang adalah tamatan SD/sederajat sebesar 50,38% sedangkan di daerah penelitian sebesar 45,00% tamatan SD/sederajat. Pengetahuan masyarakat mengenai fungsi hutan tergolong sedang dengan penyebaran data relatif (persentase) sebesar 56,67%, pemusatan data dengan mean 10,35, median 10,50, sedangkan mode 12 yang berarti tingkat pengetahuan tergolong tinggi dan standart deviation 1,964. Sedangkan sikap masyarakat terhadap fungsi hutan tergolong cukup baik dengan penyebaran data relatif (persentase) sebesar 65,00%, pemusatan data dengan mean 52,63, median dan mode sama-sama 53,00 serta standart deviation 3,329. Dalam hal ini Perhutani sebaiknya mampu merangkul dan meningkatkan peran aktif masyarakat yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari dalam memanfaatkan dan menjaga fungsi hutan. Selain itu, Perhutani dapat mengadakan penyuluhan dan kerjasama yang lebih baik dengan masyarakat. Masyarakat Kecamatan Pujon Kabupaten Malang yang sebagian besar pesanggem (88,34%) membutuhkan lahan pertanian untuk digarap sehingga dibutuhkan kerjasama yang baik dengan Perhutani untuk tetap menjaga keseimbangan alam khususnya kelestarian fungsi hutan.