SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan media pembelajaran peta timbul untuk meningkatkan hasil belajar IPA pokok bahasan perubahan kenampakan bumi siswa kelas IV SDN Pandanwangi 5 Malang

Dwi Vindianasari

Abstrak


Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang
dapat membantu guru dalam menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga
dapat merangsang perhatian, minat pikiran dan perasaan siswa dalam kegiatan
belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Di SDN
Pandanwangi 5 Kota Malang kelas IV belum pernah menggunakan media
pembelajaran peta timbul pada kegiatan pembelajaran IPA khususnya pada pokok
bahasan perubahan kenampakan bumi. Selain itu berdasarkan hasil observasi awal
tampak kurangnya aktivitas belajar siswa terutama dalam hal bertanya, menjawab,
menanggapi, dan kerjasama dalam diskusi.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media
pembelajaran peta timbul dalam kegiatan pembelajaran di kelas pada mata
pelajaran IPA khususnya pokok bahasan perubahan kenampakan bumi, dan untuk
mendeskripsikan ada tidaknya peningkatan hasil belajar melalui penggunaan
media pembelajaran peta timbul pada kegiatan pembelajaran di kelas.
Pada penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap tindakan meliputi perencanaan,
pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek yang dikenai tindakan
adalah seluruh siswa kelas IV SDN Pandanwangi 5 Kota Malang. Adapun
instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, soal
dan pedoman wawancara.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata nilai siswa pada
pretes, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Pada hasil pretes nilai ratarata
siswa sebesar 64,86, berdasarkan pada Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
sebesar 65 maka ditemukan sebanyak 15 siswa atau 41,6% yang belum mencapai
KKM dan 21 siswa yang sudah mencapai KKM atau 58,3%. Pada siklus I nilai
rata-rata postes siswa sebesar 71,80, data pada siklus I didapat ada 13 siswa yang
belum mencapai ketuntasan atau sebesar 36,1% dan 23 siswa sudah mencapai ketuntasan
minimal siswa atau sebesar 63,8 %. Pada data dibandingkan lagi dari siklus I ke
siklus II rata-rata hasil belajar mengalami kenaikan lagi sebesar 81,11 dengan
jumlah siswa yang belum mencapai ketuntasan sebanyak 4 siswa atau sebesar 11,11%
dan 32 siswa sudah mencapai ketuntasan minimal siswa atau sebesar 88,88 . Dengan
demikian dapat dilihat ada peningkatan pada setiap tindakan yang diberikan yaitu
peningkatan nilai rata-rata dari nilai pretes ke postes pada siklus I sebesar 7,5 %
dan nilai rata-rata postes siklus I ke postes siklus II sebesar 9.31 %, sedangakan
rata-rata nilai pretes ke siklus II sebesar 16,25%.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan: 1) Penggunaan media
peta timbul dapat meningkatkan hasil belajar IPA pokok bahasan perubahan
kenampakan bumi pada siswa kelas IV SDN Pandanwangi 5 Kota Malang, maka
disarankan agar kegiatan guru dalam penggunaan media peta timbul lebih
dimaksimalkan dan aktivitas siswa lebih tingkatkan. Media peta timbul dapat
digunakan pada mata pelajaran lain dengan harapan hasil belajar siswa dapat
meningkat. 2) Bagi siswa dapat mengembangkan pengetahuan yang ada dan
potensi diri dengan cara belajar menggunakan media pembelajaran peta timbul,
sehingga hasil belajar siswa utamanya pada mata pelajaran IPA dapat meningkat.
Disarankan juga agar siswa lebih berani untuk bertanya tentang materi yang
belum dipahami. 3) Bagi peneliti lanjut, penggunaan media pembelajaran peta
timbul dalam kegiatan pembelajaran khususnya pada pokok bahasan perubahan
kenampakan bumi dapat digunakan sebagai pembelajaran inovatif. Dengan
menggunakan media pembelajaran peta timbul penelitian lebih lanjut dapat
melakukan beberapa hal yang merupakan hasil refleksi dari siklus II, misalnya
dengan menambah jumlah subyek yang diteliti, metodologi yang digunakan lebih
dimaksimalkan dan menyempurkan RPP yang akan digunakan.